123Berita – 05 April 2026 | Pertandingan lanjutan Bundesliga pekan ini menjadi sorotan utama setelah Freiburg berhasil menumbangkan Bayern Munich dengan skor akhir 3-2. Pertarungan yang berlangsung di Stadion Schwarzwald-Stadion itu dimulai dengan dominasi Bayern, namun tim asal Freiburg menunjukkan ketangguhan luar biasa, membalikkan keadaan dari ketertinggalan dua gol menjadi pemenang dalam menit-menit akhir yang menegangkan.
Babak pertama dimulai dengan tekanan intens dari Bayern Munich yang mengandalkan lini serang berpengalaman. Pada menit ke-12, Bayern membuka keunggulan lewat gol hasil tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi oleh Thomas Müller. Gol tersebut memberi Bayern kepercayaan diri dan membuat Freiburg terpaksa bermain bertahan.
Tak lama kemudian, pada menit ke-27, Bayern menambah dua gol lagi. Gol kedua datang dari serangan balik cepat yang melibatkan Leroy Sané, sementara gol ketiga didapatkan dari eksekusi kepala tajam Joshua Kimmich setelah umpan silang dari Jamal Musiala. Pada titik ini, skor menjadi 3-0 untuk Bayern, dan banyak yang memperkirakan pertandingan akan berakhir dengan margin besar.
Namun, Freiburg tidak menyerah. Pelatih Christian Streich melakukan beberapa perubahan taktis, menggeser formasi menjadi lebih menyerang dengan menurunkan Andreas Geiger ke posisi depan. Perubahan ini mulai memberikan hasil pada menit ke-44, ketika Freiburg mencetak gol balasan lewat tendangan penalti yang berhasil dieksekusi oleh Nils Petersen. Gol penalti tersebut memberi Freiburg harapan pertama mereka.
Masuk babak kedua, Freiburg melanjutkan tekanan mereka. Pada menit ke-58, serangan terkoordinasi Freiburg menghasilkan gol kedua melalui serangan cepat yang melibatkan Mads Hvilsom, yang berhasil mengoper bola ke dalam kotak penalti dan diselesaikan oleh Vasilios Lampropoulos. Skor kini 3-2, namun Bayern masih menguasai penguasaan bola dan berusaha mengembalikan keunggulan.
Pada menit ke-71, Bayern hampir mengamankan kemenangan lagi melalui peluang tunggal Leroy Sané yang gagal mengubah arah bola setelah tembakan kerasnya diblokir oleh kiper Freiburg, Nicolas Görtler. Penyelamatan tersebut menjadi momentum penting bagi Freiburg.
Detik-detik terakhir pertandingan menjadi paling menegangkan. Pada menit ke-88, Freiburg berhasil memanfaatkan kesalahan pertahanan Bayern yang menimbulkan peluang satu lawan satu bagi Nicolas Görtler. Kiper Bayern, Yann Sommer, gagal menangkis tembakan kuat Görtler, sehingga gol ke-3 Freiburg tercipta. Gol ini mengubah skor menjadi 3-3 dan memaksa perpanjangan waktu.
Setelah dua menit tambahan, Bayern kembali menekan, namun pertahanan Freiburg tetap solid. Pada menit ke-94, dalam serangan balik terakhir Bayern, Vasilios Lampropoulos berhasil mencuri bola di tengah lapangan dan melancarkan serangan cepat ke arah gawang. Di menit ke-96, dia melepaskan tembakan voli yang menaklukkan Sommer, memastikan kemenangan dramatis Freiburg dengan skor akhir 3-2.
Kemenangan ini memberikan tiga poin penting bagi Freiburg, yang kini naik satu posisi dalam klasemen sementara Bundesliga. Sementara itu, Bayern Munich harus menerima hasil mengecewakan yang dapat memengaruhi ambisi mereka merebut gelar musim ini. Pelatih Christian Streich memuji mentalitas timnya, menyatakan bahwa “keteguhan mental dan keberanian untuk bangkit dari ketertinggalan dua gol adalah bukti kualitas kami sebagai tim”.
Reaksi para pemain dan penggemar pun beragam. Fans Freiburg bersorak gembira, memuji performa kolektif tim, sedangkan suporter Bayern tampak kecewa namun tetap optimis bahwa tim mereka dapat pulih di pertandingan-pertandingan berikutnya. Di atas lapangan, kedua tim menunjukkan kualitas taktik dan teknis yang tinggi, menjadikan pertandingan ini sebagai salah satu laga paling mengesankan dalam kalender Bundesliga tahun ini.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan betapa tak terduga dunia sepak bola, dimana satu gol di menit akhir dapat mengubah seluruh dinamika pertandingan. Bagi Freiburg, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dengan raksasa Jerman, sementara Bayern harus mengevaluasi kembali strategi dan konsistensinya menjelang sisa musim.




