123Berita – 05 April 2026 | Tamron kembali memperkenalkan lensa zoom yang menonjolkan kombinasi focal length fleksibel dan aperture lebar dalam bodi yang relatif ringan. Lensa 35-100mm f/2.8 hadir sebagai alternatif bagi fotografer portrait yang menginginkan kualitas optik setara lensa‑lensa premium, namun dengan ukuran yang lebih ramah mobilitas.
Focal length 35‑100mm menempatkan lensa ini pada rentang yang sangat serbaguna. Pada sisi wide‑angle, 35mm memungkinkan penangkapan latar belakang yang lebih luas, cocok untuk environmental portrait atau fashion shoot di lokasi terbuka. Pada sisi telephoto, 100mm memberikan jarak fokus yang ideal untuk potret kepala‑bahu dengan kompresi yang natural, sehingga subjek tampak terpisah jelas dari latar belakang. Aperture konstan f/2.8 sepanjang rentang zoom menjadi nilai jual utama; bukaan lebar ini memberikan depth‑of‑field yang tipis, bokeh lembut, serta performa cahaya yang baik dalam kondisi low‑light.
Desain optik Tamron 35‑100mm f/2.8 mengandalkan 13 elemen dalam 10 grup, termasuk tiga elemen rendah dispersi (LD) dan satu elemen khusus Ultra‑Low Dispersion (UD) yang berperan mengurangi aberasi kromatik. Selain itu, lapisan anti‑refleksi (nano‑coat) diaplikasikan pada semua elemen depan, menurunkan ghosting dan flare saat memotret sumber cahaya kuat. Hasilnya, gambar menampilkan kontras tinggi, warna akurat, dan tepi yang tajam bahkan pada aperture maksimum.
Dari segi konstruksi, lensa ini mengusung bodi metal‑plastik yang memberikan keseimbangan antara kekokohan dan berat. Dengan panjang sekitar 82mm dan berat sekitar 660 gram, lensa ini tetap dapat dipasangkan pada kamera full‑frame maupun APS‑C tanpa mengorbankan keseimbangan keseimbangan pada handheld shooting. Fokus otomatis menggunakan motor stepping‑motor (STM) yang menghasilkan pergerakan halus dan hampir senyap, sehingga cocok untuk video portrait. Fokus manual dapat diaktifkan melalui ring focus yang dilapisi tekstur gigi, memberikan kontrol presisi pada situasi kritis.
- Focal Length: 35‑100mm
- Aperture: f/2.8 (konstan)
- Elemen/Grup: 13/10 (3 LD, 1 UD)
- Minimum Focus Distance: 0.35 m
- Maximum Magnification: 0.28×
- Filter Thread: 67 mm
- Weight: 660 g
Kelebihan lain yang patut disorot adalah sistem stabilisasi gambar (VC – Vibration Compensation) yang terintegrasi pada lensa. Dengan tiga mode VC (Standard, Sport, dan Panning), fotografer dapat menurunkan kecepatan rana hingga 1/30 detik pada 100mm tanpa mengalami blur signifikan. Hal ini sangat membantu ketika bekerja tanpa tripod, terutama dalam ruangan atau acara indoor.
Dari perspektif performa, hasil gambar pada aperture f/2.8 menunjukkan bokeh yang lembut berkat desain elemen bulat pada bagian depan lensa. Latar belakang yang dihasilkan cenderung tidak mengandung noise warna, sehingga subjek tetap menonjol dengan jelas. Pada aperture lebih kecil (f/4‑f/5.6), lensa tetap mempertahankan ketajaman pada seluruh bidang, bahkan pada pinggir frame, berkat koreksi astigmatisme yang baik.
Namun, tidak semua aspek lensa ini sempurna. Pada titik fokus terdekat (0.35 m), sedikit penurunan tajam pada tepi masih dapat terlihat, terutama pada kontras tinggi seperti cabang pohon. Selain itu, meskipun lensa dilengkapi stabilisasi, kecepatan autofocus pada mode continuous (AF‑C) masih terasa agak lambat bila dibandingkan dengan lensa‑lensa mirrorless native yang menggunakan motor linear. Bagi fotografer yang mengutamakan kecepatan tracking subjek bergerak cepat, ini mungkin menjadi pertimbangan.
Harga jual resmi di pasar Indonesia berada di kisaran Rp 12 jutaan, menempatkannya pada level menengah‑atas untuk lensa portrait. Dibandingkan dengan alternatif lensa serupa dari produsen lain, Tamron menawarkan nilai yang kompetitif mengingat kombinasi focal length lebar‑telephoto, aperture konstan, dan stabilisasi dalam satu paket.
Secara keseluruhan, Tamron 35‑100mm f/2.8 menegaskan posisi sebagai lensa portrait yang fleksibel, ringan, dan mampu menghasilkan gambar dengan kualitas profesional. Bagi fotografer yang menginginkan satu lensa yang dapat menggantikan kombinasi 35mm prime dan 85mm prime, lensa ini menawarkan solusi praktis tanpa mengorbankan kualitas optik yang signifikan. Dengan performa low‑light yang handal, bokeh yang memukau, dan sistem stabilisasi yang membantu dalam situasi handheld, lensa ini layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang dalam arsenal fotografi portrait.





