Kecoa Robot Undip Raih Medali Emas di Asia Youth Innovation Malaysia 2024

Kecoa Robot Undip Raih Medali Emas di Asia Youth Innovation Malaysia 2024
Kecoa Robot Undip Raih Medali Emas di Asia Youth Innovation Malaysia 2024

123Berita – 01 Mei 2026 | Tim Rotect dari Fakultas Teknik Universitas Diponegoro berhasil mengukir prestasi gemilang dengan mengantarkan kecoa robot mereka meraih medali emas pada kompetisi Asia Youth Innovation yang diselenggarakan di Malaysia. Keberhasilan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai produsen inovasi teknologi yang kompetitif di kancah internasional.

Proyek kecoa robot dimulai pada awal tahun 2023 ketika sekelompok mahasiswa teknik mekanik dan elektro menggabungkan keahlian mereka untuk menciptakan sebuah robot biologis yang meniru perilaku kecoa asli. Tujuan utama adalah mengembangkan platform robotik yang dapat bergerak secara otonom di medan yang sempit dan tidak rata, sekaligus meneliti potensi aplikasi di bidang pencarian dan penyelamatan serta eksplorasi lingkungan berbahaya.

Bacaan Lainnya

Berikut adalah beberapa fitur utama kecoa robot yang dipresentasikan pada ajang kompetisi:

  • Mobilitas tinggi: Menggunakan rangka ringan berbahan serat karbon dan kaki buatan yang meniru struktur otot kecoa, robot mampu meluncur dengan kecepatan hingga 0,5 meter per detik.
  • Sistem navigasi otonom: Dilengkapi sensor ultrasonik dan kamera mini untuk mendeteksi rintangan serta menyesuaikan lintasan secara real‑time.
  • Daya tahan energi: Baterai lithium‑ion berkapasitas tinggi memungkinkan operasi berkelanjutan selama 45 menit tanpa perlu pengisian ulang.
  • Desain modular: Komponen dapat diganti dengan cepat untuk menyesuaikan kebutuhan misi yang berbeda, misalnya menambahkan modul deteksi gas atau suhu.

Seleksi kompetisi Asia Youth Innovation menilai peserta berdasarkan tiga kriteria utama: inovasi teknologi, penerapan praktis, dan kemampuan presentasi. Tim Rotect tidak hanya menampilkan prototipe yang canggih, namun juga menyajikan video demonstrasi yang memperlihatkan robot menavigasi lorong sempit, melompati rintangan, dan bahkan menanggapi perintah suara sederhana.

Hasil akhir kompetisi dapat dilihat pada tabel berikut:

Posisi Tim Negara Kategori
1 Tim Rotect Indonesia Robot Biologis
2 Team BioMech Singapura Robot Biologis
3 Eco Robotics Malaysia Robot Lingkungan

Prestasi emas ini membawa dampak signifikan bagi Universitas Diponegoro. Selain meningkatkan reputasi fakultas teknik di tingkat internasional, keberhasilan tersebut membuka peluang kolaborasi dengan lembaga riset dan industri teknologi di Asia Tenggara. Beberapa sponsor lokal bahkan menyatakan minat untuk mendanai pengembangan selanjutnya, termasuk integrasi kecoa robot ke dalam sistem pencarian korban bencana alam.

Reaksi anggota tim juga sangat positif. Ketua tim, Rudi Hartono, menyatakan, “Kami sangat bangga dapat memperlihatkan hasil kerja keras selama setahun penuh. Medali emas ini bukan hanya penghargaan bagi kami, tetapi juga bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di panggung global dengan inovasi yang relevan dan aplikatif.”

Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi mahasiswa teknik lain untuk mengejar proyek-proyek riset berbasis robotik yang menantang. Dengan dukungan fasilitas laboratorium yang semakin modern dan kebijakan universitas yang mendukung riset terapan, potensi munculnya lebih banyak inovasi serupa di masa depan sangat besar.

Secara keseluruhan, kemenangan kecoa robot Undip di Malaysia menandai tonggak penting dalam perjalanan inovasi teknologi Indonesia. Prestasi ini tidak hanya meningkatkan kebanggaan nasional, tetapi juga menegaskan peran strategis pendidikan tinggi dalam menghasilkan solusi teknologi yang dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat luas.

Pos terkait