Rivera Goreskan Kemenangan Tipis Persebaya atas Persita di Gelora Bung Tomo

Rivera Goreskan Kemenangan Tipis Persebaya atas Persita di Gelora Bung Tomo
Rivera Goreskan Kemenangan Tipis Persebaya atas Persita di Gelora Bung Tomo

123Berita – 05 April 2026 | Persebaya Surabaya menorehkan kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada hari Minggu sore. Gol penentu kemenangan datang dari aksi tunggal striker asal Brazil, Rivera, yang berhasil menaklukkan bek lawan dan meletakkan bola ke pojok jaringan gawang lawan pada menit ke-73.

Sejak peluit pertama ditiup, kedua tim menampilkan intensitas tinggi. Persebaya, yang berada di urutan menengah klasemen, berupaya mengumpulkan tiga poin penting untuk memperkecil jarak dengan zona kompetisi. Sementara Persita, yang tengah berjuang menghindari zona degradasi, menampilkan strategi defensif yang ketat namun tetap mengincar serangan balik cepat.

Bacaan Lainnya

Langkah pertama Persebaya datang dari penguasaan bola di lini tengah. Gelandang kreatif, Aji Syarif, mengatur ritme permainan dengan umpan-umpan pendek yang menembus pertahanan Persita. Pada menit ke-15, Aji berhasil menyuplai bola kepada Rivera di sisi kanan kotak penalti. Rivera, dengan kecepatan dan kelincahan, berhasil melewati dua bek lawan sebelum tembakan pertamanya meleset tipis ke tiang gawang. Kesempatan itu memberi sinyal bahwa serangan Persebaya tidak akan mudah dipadamkan.

Persita tak tinggal diam. Mereka membalas dengan serangan balik yang memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Persebaya. Pada menit ke-27, striker utama Persita, Dedi Satria, hampir mencetak gol setelah menerima umpan silang dari sisi kiri. Namun, kiper Persebaya, Yudi Setiawan, melakukan penyelamatan refleks yang mengesankan, menegakkan gawang tim tuan rumah dan menjaga skor tetap imbang.

Babak pertama berakhir dengan kedua tim masih belum memecahkan kebuntuan. Kedua pelatih, masing-masing, menyesuaikan taktik di jeda istirahat. Pelatih Persebaya, Dwi Prasetyo, menekankan pentingnya memanfaatkan sayap untuk membuka ruang pertahanan Persita, sementara pelatih Persita, Hendra Pratama, menginstruksikan timnya untuk menurunkan blok pertahanan dan menunggu peluang lewat serangan cepat.

Masuk babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Pada menit ke-58, Persita hampir mengubah jalannya pertandingan ketika Dedi Satria kembali mendapatkan peluang dari tendangan bebas di area pertengahan lapangan. Tendangan tersebut mengenai tiang gawang dan memantul kembali ke dalam area penalti, namun kembali diusir oleh Yuki, bek tengah Persebaya, dengan tekel bersih.

Detik-detik krusial terjadi pada menit ke-73. Rivera menerima umpan terobosan dari sayap kanan yang dikirim oleh winger Andi Saputra. Dengan gerakan memutar yang cepat, Rivera berhasil menyingkirkan bek lawan dan menembakkan bola keras ke sudut kiri atas gawang Persita. Kiper Persita, Arif Maulana, terpaksa terbang ke arah sudut tersebut, namun bola sudah melintasi garis gawang. Gol tersebut langsung memicu sorakan gemuruh dari suporter Persebaya yang mengisi tribun stadion.

Setelah gol tercipta, Persita berusaha meningkatkan tekanan. Mereka meningkatkan intensitas pressing di lini tengah, namun Persebaya memperkuat lini pertahanan dengan menurunkan formasi 4-2-3-1 menjadi 4-5-1, menahan ruang bagi serangan lawan. Pada menit ke-84, Persita hampir menyamakan kedudukan ketika Dedi Satria melancarkan tendangan jarak jauh yang hampir mengenai tiang kanan, namun kembali ditangkis oleh Yudi Setiawan yang melakukan penyelamatan krusial.

Menjelang akhir pertandingan, Persebaya memperlambat tempo permainan. Mereka mengandalkan penguasaan bola dan serangan balik yang terkontrol. Pada menit ke-90+2, Rivera kembali beraksi dengan melakukan dribel di sisi kanan, namun terpaksa menyalurkan bola kepada Aji Syarif yang menutup permainan dengan tendangan ke arah tengah, menandakan akhir laga.

Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Persebaya, yang kini naik satu posisi di klasemen dan memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas. Sementara Persita tetap berada di zona aman, namun mereka harus segera memperbaiki performa untuk menghindari tekanan di laga-laga selanjutnya.

Kesimpulannya, gol tunggal Rivera menjadi penentu utama dalam pertandingan yang penuh tensi ini. Persebaya menunjukkan kemampuan mengendalikan tempo pertandingan dan memanfaatkan peluang secara maksimal, sementara Persita harus mengevaluasi strategi defensifnya agar tidak mudah dikalahkan dalam laga-laga berikutnya.

Pos terkait