123Berita – 21 April 2026 | Populasi perempuan berhijab di Indonesia terus meningkat, begitu pula kebutuhan fashion yang menyesuaikan dengan gaya hidup Islami. Salah satu kebutuhan yang sering terabaikan adalah pemilihan kacamata hijabers yang nyaman dipakai seharian. Banyak hijabers mengeluhkan rasa sakit pada pelipis akibat tekanan bingkai atau cara hijab dipasang. Artikel ini menyajikan rangkaian rekomendasi praktis agar kacamata hijabers tidak lagi menjadi sumber nyeri.
Masalah nyeri pelipis biasanya muncul ketika bingkai kacamata terlalu berat atau tidak seimbang dengan ikat kepala hijab. Tekanan berlebih pada sisi kepala dapat mengganggu aliran darah, menimbulkan rasa sakit, bahkan memicu migrain ringan. Selain itu, bahan bingkai yang kaku atau tidak memiliki penyesuaian membuatnya menempel keras pada kulit, memperparah ketidaknyamanan.
Berikut adalah faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat memilih kacamata hijabers:
- Bahan bingkai ringan: Aluminium, titanium, atau acetat tipis memberikan bobot yang lebih rendah dibandingkan plastik keras.
- Penyesuaian hidung (nose pad): Nose pad yang dapat digerakkan memungkinkan distribusi tekanan yang merata di area hidung dan pelipis.
- Tempat lengan (temple) fleksibel: Lengan yang dapat dibengkokkan atau memiliki lapisan silikon mengurangi gesekan dengan rambut hijab.
- Ukuran dan bentuk: Bingkai berukuran sedang hingga lebar dengan bentuk bulat atau oval cenderung menekan lebih sedikit dibandingkan model persegi tajam.
Langkah-langkah penyesuaian sederhana juga dapat meringankan rasa sakit:
- Pasang kacamata di depan cermin, pastikan bagian atas bingkai berada tepat di atas alis, tidak menindih kulit pelipis.
- Sesuaikan nose pad sehingga tidak menekan terlalu keras pada sisi hidung; biasanya cukup dua hingga tiga milimeter penyesuaian.
- Jika lengan terasa menekan rambut hijab, gunakan pelindung silikon atau selipkan kain tipis di antara lengan dan hijab.
- Periksa kembali keseimbangan berat; kacamata seharusnya tidak terasa miring ke satu sisi.
Selain bingkai, pilihan lensa juga berperan penting dalam kenyamanan visual. Lensa polikarbonat ringan dengan lapisan anti-reflektif dapat mengurangi silau serta menurunkan beban pada wajah. Jika sering menggunakan layar gadget, pertimbangkan lensa blue‑light filter untuk melindungi mata dari radiasi digital.
Dari sisi fashion, kacamata hijabers kini tersedia dalam berbagai warna dan motif yang serasi dengan hijab. Warna netral seperti hitam, cokelat, atau transparan mudah dipadupadankan, sementara pilihan warna pastel atau motif floral menambah sentuhan personal. Pilih bingkai yang selaras dengan bentuk wajah; misalnya, wajah bulat cocok dengan bingkai kotak, sementara wajah oval dapat memakai bingkai bulat untuk menyeimbangkan proporsi.
Berikut contoh rekomendasi merek dan model yang telah mendapat respon positif di kalangan hijabers:
- Ray-Ban RX5154 – bingkai titanium tipis, nose pad silikon, cocok untuk gaya minimalis.
- Vogue VO-3101 – bingkai acetat berwarna pastel, lengan fleksibel, ideal untuk tampilan feminin.
- Zeiss ZB-100 – lensa ringan anti‑reflektif, dilengkapi pelindung silikon pada lengan.
Terlepas dari merek, kunci utama tetap pada penyesuaian pribadi. Setiap individu memiliki bentuk kepala dan cara hijab yang berbeda, sehingga penting untuk mencoba beberapa model sebelum memutuskan pembelian.
Kesimpulannya, pemilihan kacamata hijabers yang tepat melibatkan pertimbangan bahan ringan, kemampuan penyesuaian nose pad, fleksibilitas lengan, serta kesesuaian bentuk wajah. Dengan mengikuti panduan di atas, perempuan berhijab dapat menikmati tampilan stylish tanpa harus menahan rasa sakit pada pelipis.





