Pemakaman Serentak Lima Korban Longsor di Sembahe, Deli Serdang: Upaya Penghiburan Keluarga

Pemakaman Serentak Lima Korban Longsor di Sembahe, Deli Serdang: Upaya Penghiburan Keluarga
Pemakaman Serentak Lima Korban Longsor di Sembahe, Deli Serdang: Upaya Penghiburan Keluarga

123Berita – 08 April 2026 | Pada sore hari ini, lima jenazah korban longsor yang terjadi di daerah Sembahe, Kabupaten Deli Serdang, dimakamkan secara bersamaan di Pemakaman Umum Kecamatan Sembalun. Prosesi pemakaman berlangsung setelah jenazah-jenazah tersebut disalatkan di Masjid Al-Qomar, menandai akhir dari rangkaian ritual duka yang diikuti oleh keluarga, tokoh agama, serta unsur masyarakat setempat.

Longsor yang melanda Sembahe pada awal pekan ini menewaskan lima orang, menambah panjang daftar korban bencana alam di wilayah Sumatera Utara. Tanah longsor yang terjadi pada malam hari menutup jalur akses utama, memaksa tim SAR dan relawan menembus medan sulit untuk mengevakuasi para korban. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk mengidentifikasi penyebab utama, meski cuaca ekstrem dan kondisi geologis kawasan menjadi faktor utama yang dipertimbangkan.

Bacaan Lainnya

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah-jenazah tersebut dibawa ke Masjid Al-Qomar, tempat umat Muslim melaksanakan salat jenazah secara berbaris. Upacara salat jenazah dihadiri oleh tokoh agama setempat, petugas kepolisian, serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang. Seluruh prosesi dijalankan dengan khidmat, mengingat kepergian mendadak para korban yang masih banyak meninggalkan keluarga inti.

Keluarga korban tampak berduka namun tetap tegar, menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat. “Kami sangat bersyukur atas kepedulian semua pihak, meski rasa kehilangan tidak dapat diukur dengan kata‑kata,” ujar salah satu istri korban yang hadir dalam upacara. Suasana haru juga tampak pada wajah-wajah para tetangga yang menyalakan lilin sebagai tanda penghormatan dan doa bagi almarhum.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Kepala Dinas Sosial, Bapak Hadi Prasetyo, menyampaikan komitmen daerah dalam memberikan bantuan sosial kepada keluarga korban. Bantuan berupa santunan kematian, bantuan makanan pokok, serta pendampingan psikologis akan disalurkan dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, BPBD menegaskan bahwa timnya terus memantau kondisi tanah di daerah rawan longsor untuk mencegah terulangnya bencana serupa.

Peristiwa ini menambah catatan panjang Indonesia sebagai negara yang rawan bencana alam, khususnya tanah longsor yang sering terjadi di wilayah pegunungan dan lereng. Para pakar geologi menekankan pentingnya penerapan sistem peringatan dini, penataan lahan yang berkelanjutan, serta edukasi masyarakat tentang bahaya longsor. Upaya mitigasi tersebut diharapkan dapat menurunkan angka korban jiwa pada masa mendatang.

Dengan pemakaman yang dilaksanakan secara serentak, harapan utama adalah memberikan kesempatan bagi keluarga untuk berduka bersama dalam suasana yang terkoordinasi, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di antara warga Sembahe. Semoga kepergian para korban menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat kebijakan mitigasi bencana, demi mencegah tragedi serupa di masa yang akan datang.

Pos terkait