123Berita – 07 April 2026 | Timnas Futsal Indonesia (Garuda) menegaskan posisi unggulnya di Grup B Piala AFF Futsal 2026 usai mengalahkan Malaysia dengan skor tipis 1-0 pada laga penutup fase grup. Kemenangan tersebut mengantarkan Garuda meraih total enam poin, menempatkan Indonesia di urutan pertama klasemen grup meski harus mengalahkan selisih gol dengan tim kuat Australia.
Gol tunggal yang memutuskan pertandingan datang pada menit-menit akhir babak pertama melalui aksi cepat pemain sayap kanan Indonesia, menambah catatan impresif tim asuhan pelatih John Jang. Setelah mengamankan tiga poin pertama melawan Timor Leste pada pertandingan pembuka, Indonesia menutup fase grup dengan kemenangan krusial ini, memastikan tiket semifinal tanpa harus menunggu hasil laga lainnya.
Berikut rangkuman resmi klasemen Grup B setelah semua lima pertandingan selesai:
| Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | GM | GK | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Australia | 2 | 2 | 0 | 0 | 5 | 0 | +5 | 6 |
| Indonesia | 2 | 2 | 0 | 0 | 3 | 0 | +3 | 6 |
| Malaysia | 2 | 0 | 0 | 2 | 0 | 3 | -3 | 0 |
Walaupun Australia unggul dalam selisih gol (+5 vs +3), keduanya berakhir dengan poin yang sama. Aturan turnamen yang mengutamakan selisih gol sebagai tiebreaker menjadikan Australia menempati peringkat kedua, namun kedudukan Indonesia tetap aman melaju ke semifinal berkat kemenangan krusial melawan Malaysia.
Reaksi pelatih Jang setelah pertandingan menegaskan bahwa mental juara menjadi kunci utama. “Kami tidak hanya bermain untuk menang, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa percaya diri di antara pemain muda kami. Kemenangan melawan Malaysia menunjukkan bahwa kami mampu mengendalikan tekanan pada momen penting,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga.
Penampilan gemilang para pemain inti seperti kiper Andri Hidayat yang melakukan beberapa penyelamatan krusial, serta gelandang kreatif Rizky Pratama yang menjadi otak serangan, semakin menegaskan kualitas skuad Indonesia di level regional. Kedua pemain tersebut mencatatkan statistik pertahanan dan serangan yang masuk dalam kategori terbaik grup.
Di sisi lain, tim Malaysia tampak kewalahan sejak awal. Kekurangan pengalaman dalam mengelola tempo pertandingan menjadi faktor utama kegagalan mereka mencuri poin. Pelatih Malaysia, Ahmad Fauzi, mengakui bahwa timnya masih membutuhkan proses panjang untuk bersaing dengan negara-negara yang lebih mapan dalam futsal Asia Tenggara.
Dengan Indonesia dan Australia melaju ke semifinal, babak selanjutnya diprediksi akan mempertemukan salah satu dari mereka melawan pemenang Grup A, yang dipenuhi tim-tim kuat seperti Thailand dan Vietnam. Pertarungan ini diperkirakan akan menjadi laga penentu tiket ke final, serta peluang bagi Indonesia untuk menambah prestasi gemilangnya di ajang AFF Futsal.
Secara keseluruhan, performa Garuda selama fase grup menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya sekadar berpartisipasi, melainkan berambisi menjadi juara. Keberhasilan mengamankan tiga poin melawan Malaysia sekaligus menjaga catatan bersih di gawang menjadi bukti bahwa tim ini telah berkembang secara taktik maupun mentalitas kompetitif.
Ke depan, fokus pelatih Jang akan beralih pada penyempurnaan taktik menyerang serta memperkuat pertahanan saat menghadapi lawan-lawan dengan kualitas teknis tinggi. Di tengah sorotan publik, dukungan penuh dari suporter domestik diharapkan menjadi energi tambahan bagi Garuda untuk menembus final dan mengukir sejarah baru dalam Piala AFF Futsal.
Dengan momentum positif ini, harapan besar menanti timnas futsal Indonesia untuk melanjutkan penampilan gemilangnya, menginspirasi generasi muda, dan menambah koleksi trofi di panggung internasional.





