123Berita – 03 April 2026 | Huawei kembali memperkuat posisinya di pasar wearable dengan meluncurkan produk terbaru, Huawei Watch GT Runner 2. Perangkat ini ditujukan khusus bagi para pelari, baik yang menekuni lari jarak pendek maupun marathon, dengan menonjolkan keakuratan GPS yang diklaim lebih tinggi serta serangkaian fitur yang memudahkan pemantauan performa secara real‑time.
Desain Watch GT Runner 2 menampilkan tampilan melingkar yang elegan namun tetap tangguh, menggabungkan bahan stainless steel pada bingkai dengan kaca kristal yang tahan gores. Layar AMOLED 1,43 inci menawarkan resolusi 466 × 466 piksel, sehingga data latihan dapat dilihat dengan jelas meski di bawah sinar matahari yang terik. Pada bagian belakang, sensor berteknologi Huawei TruSeen 3.0 terintegrasi, memungkinkan pengukuran detak jantung 24 jam tanpa gangguan.
Keunggulan utama yang menjadi sorotan adalah modul GPS multi‑satelit yang mendukung sistem GPS, GLONASS, dan BeiDou. Kombinasi tiga konstelasi ini memberikan akurasi posisi hingga ±3 meter dalam kondisi urban yang padat sekalipun, serta menjaga kestabilan sinyal ketika pelari melintasi area terbuka atau lintasan berbayang. Data lintasan yang dihasilkan dapat diekspor ke aplikasi Huawei Health untuk analisis lebih mendalam, termasuk kecepatan rata‑rata, elevasi, dan zona denyut jantung.
Fitur Marathon Smart Mode menjadi nilai tambah bagi pelari jarak jauh. Mode ini secara otomatis menyesuaikan interval latihan, memberikan notifikasi hidrasi, serta menampilkan perkiraan waktu penyelesaian berdasarkan kecepatan saat ini. Selama sesi marathon, smartwatch akan memperingatkan pelari jika intensitas berada di luar zona target, membantu mengoptimalkan stamina tanpa harus menghentikan langkah.
Dari segi daya tahan, Huawei menekankan kemampuan bertahan hingga 32 jam penggunaan aktif dengan GPS menyala penuh. Pada mode hemat energi, perangkat dapat bertahan hingga 14 hari dengan hanya melacak langkah dan detak jantung. Pengisian daya menggunakan magnetic charging dock memakan waktu sekitar satu jam untuk mencapai 100 % kapasitas, menjadikan perangkat siap pakai setiap pagi sebelum latihan.
Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Huawei Watch GT Runner 1, versi terbaru ini menawarkan peningkatan pada kecepatan respons sensor, penambahan dukungan Bluetooth 5.2, serta peningkatan kapasitas memori internal menjadi 4 GB untuk penyimpanan data latihan yang lebih banyak. Selain itu, antarmuka pengguna (UI) telah dioptimalkan dengan tampilan widget yang dapat disesuaikan, memudahkan pelari memilih data yang paling relevan selama berolahraga.
Harga resmi Watch GT Runner 2 di pasar Indonesia ditetapkan pada kisaran Rp 3,199,000, dan perangkat sudah tersedia melalui jaringan resmi Huawei serta e‑commerce lokal mulai minggu ini. Dengan strategi penjualan yang mengedepankan bundling aplikasi latihan premium, Huawei berharap dapat menarik segmen konsumen yang mengutamakan kualitas data kesehatan serta integrasi ekosistem perangkat pintar.
Para analis industri menilai peluncuran ini sebagai langkah strategis Huawei dalam memperluas portofolio wearable yang bersaing langsung dengan produk sekelas Apple Watch Series 9 dan Garmin Forerunner 965. Keunggulan GPS multi‑satelit serta durasi baterai yang relatif lama menjadi faktor diferensiasi utama, terutama bagi pasar Asia Tenggara yang mengedepankan aktivitas luar ruangan.
Dengan semua fitur yang ditawarkan, Huawei Watch GT Runner 2 tidak hanya menjadi alat pelacakan kebugaran semata, melainkan mitra digital yang dapat mendukung tujuan latihan jangka panjang. Bagi pelari yang menginginkan data akurat, pengalaman latihan yang terpersonalisasi, serta perangkat yang tahan lama, smartwatch ini layak dipertimbangkan sebagai investasi utama dalam rutinitas olahraga.





