123Berita – 08 April 2026 | Jakarta – Kabar mengejutkan kembali mengguncang dunia K‑Pop. Setelah mantan anggota NCT dan WayV, Mark, mengumumkan perpisahan dengan agensi yang telah melahirkan kariernya, kini giliran Ten mengambil langkah serupa. Ten, yang dikenal dengan kemampuan vokal, rap, serta kemampuan menari yang luar biasa, secara resmi tidak memperpanjang kontrak eksklusifnya dengan SM Entertainment. Keputusan ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai statusnya dalam grup NCT dan sub‑unit WayV, serta arah karier solonya di masa depan.
Pengumuman resmi bahwa Ten tidak lagi menjadi artis kontrak eksklusif SM Entertainment muncul melalui pernyataan bersama antara Ten dan manajemen agensi. Meskipun demikian, Ten tidak mengakhiri keanggotaannya dalam grup NCT maupun WayV. Kedua grup tersebut menyatakan akan tetap menampung Ten sebagai anggota aktif melalui perjanjian khusus yang mengatur partisipasinya dalam kegiatan grup di masa mendatang. Hal ini menandakan adanya fleksibilitas kontrak yang semakin umum dalam industri K‑Pop, di mana artis dapat beroperasi di luar agensi asal sambil tetap menjaga ikatan grup.
Berikut beberapa poin penting yang perlu dipahami para penggemar:
- Kontrak individu berakhir: Ten memilih untuk tidak memperpanjang kontrak pribadi dengan SM Entertainment, memberi ruang bagi dirinya untuk mengejar peluang di luar agensi.
- Keanggotaan grup tetap terjaga: Melalui perjanjian khusus, Ten tetap terdaftar sebagai anggota resmi NCT dan WayV, sehingga ia dapat ikut serta dalam comeback, tur, dan promosi grup.
- Kebebasan proyek solo: Tanpa terikat penuh pada kebijakan SM, Ten diperkirakan akan memiliki lebih banyak kebebasan untuk mengatur jadwal solo, termasuk kolaborasi internasional dan penampilan di pasar Thailand, Korea Selatan, maupun pasar global lainnya.
- Kolaborasi antar‑agensi: Laporan mengindikasikan bahwa koordinasi antara SM Entertainment dan manajemen baru Ten akan menjadi kunci dalam mengatur kegiatan WayV, menandakan tren kolaborasi lintas agensi yang semakin umum.
Reaksi penggemar (NCTzen dan WayZenNi) di media sosial sangat positif. Banyak yang menyambut keputusan ini sebagai langkah strategis yang memungkinkan Ten mengekspresikan bakatnya secara lebih leluasa tanpa mengorbankan loyalitasnya pada grup. Beberapa netizen menulis, “Ten tetap menjadi bagian penting dari NCT, dan kebebasan baru ini akan memperkaya musiknya,” sementara yang lain menyoroti potensi kolaborasi lintas genre yang dapat muncul dari kebebasan kontrak baru ini.
Secara historis, keputusan serupa tidak jarang terjadi dalam industri musik Korea. Artis yang memilih untuk keluar dari agensi utama namun tetap menjadi bagian dari grup biasanya melakukannya melalui kesepakatan yang melibatkan hak cipta, pembagian pendapatan, dan jadwal kegiatan grup. Contohnya, anggota lain yang pernah menandatangani kontrak semacam ini melaporkan peningkatan kontrol kreatif terhadap proyek-proyek pribadi, sekaligus tetap mempertahankan eksposur grup yang luas.
Dalam konteks NCT, struktur grup yang unik – terdiri dari banyak sub‑unit dengan konsep yang berbeda – memberikan ruang bagi anggota untuk bergerak secara fleksibel. Ten, yang telah aktif dalam sub‑unit WayV, akan terus berkontribusi pada kegiatan grup utama NCT serta proyek-proyek WayV, meskipun manajemennya kini berada di luar SM. Hal ini menandakan bahwa mekanisme koordinasi antara SM dan agensi baru Ten harus dijalankan dengan jelas, mengingat jadwal tur internasional, promosi, serta rencana rekaman album baru yang sudah berada dalam pipeline.
Para analis industri musik memprediksi bahwa kebebasan Ten akan membuka peluang kerjasama dengan label internasional, terutama di pasar Asia Tenggara yang kini menjadi fokus utama K‑Pop. Thailand, negara asal Ten, diperkirakan akan menjadi basis utama untuk proyek solo yang menonjolkan unsur budaya lokal, sekaligus memperkuat jembatan antara K‑Pop dan musik pop Thailand.
Berikut skenario potensial yang dapat terjadi dalam enam bulan ke depan:
- Pengumuman comeback WayV dengan Ten berpartisipasi dalam semua tahap produksi, mulai dari rekaman hingga promosi panggung.
- Penyusunan jadwal solo Ten yang mencakup kolaborasi dengan artis Thailand serta partisipasi dalam acara musik internasional.
- Negosiasi antara SM Entertainment dan agensi baru Ten untuk memastikan pembagian hak cipta dan pendapatan yang adil pada proyek grup.
- Pembentukan tim manajemen lintas agensi yang menangani logistik tur, pemasaran, dan penjadwalan kegiatan grup dan solo.
Keputusan Ten untuk meninggalkan SM Entertainment sekaligus tetap menjadi anggota NCT dan WayV menunjukkan dinamika baru dalam pengelolaan artis K‑Pop. Fleksibilitas kontrak, kolaborasi antar‑agensi, serta peningkatan kontrol kreatif menjadi faktor kunci yang memungkinkan artis mengoptimalkan potensi mereka tanpa mengorbankan identitas grup.
Kesimpulannya, perpisahan Ten dari SM Entertainment bukanlah akhir hubungan dengan grup NCT atau WayV, melainkan sebuah evolusi dalam cara kerja industri K‑Pop yang semakin terbuka terhadap model kerja lintas agensi. Bagi para penggemar, hal ini berarti Ten akan terus bersinar di panggung grup, sekaligus memiliki ruang lebih luas untuk mengekspresikan diri melalui proyek-proyek solo yang menantang dan inovatif.