123Berita – 06 April 2026 | Setelah lebih dari satu dekade bernaung di bawah payung SM Entertainment, penyanyi-raper asal Thailand TEN resmi mengakhiri kontrak eksklusifnya pada 8 April 2026. Keputusan yang terkesan mengejutkan ini muncul setelah melalui serangkaian diskusi mendalam mengenai arah kariernya ke depan. Meskipun tidak lagi menjadi artis internal SM, TEN dipastikan tetap menjadi bagian integral dari NCT dan sub-unit internasionalnya, WayV.
Keberangkatan TEN dari kontrak utama SM tidak serta-merta menandakan pemutusan hubungan dengan grup. Pihak agensi menegaskan bahwa komunikasi akan tetap terjalin untuk mendukung partisipasi TEN dalam kegiatan grup di masa yang akan datang. Hal ini mencerminkan fleksibilitas model manajemen SM yang semakin mengakomodasi keinginan artis untuk mengatur karier secara lebih mandiri tanpa harus meninggalkan identitas grup.
Sejak debutnya bersama NCT U pada tahun 2016, TEN telah menorehkan jejak kuat di kancah K‑pop. Ia masuk ke dalam sistem SM pada 2013 setelah berhasil lolos audisi global di Thailand, menandai awal perjalanan panjangnya di industri musik Korea. Dengan kemampuan rap, vokal, serta penulisan lagu, TEN cepat menjadi andalan dalam proyek-proyek eksperimental SM, termasuk partisipasinya di SuperM pada 2019.
WayV, sub‑unit NCT yang menargetkan pasar China, menjadi panggung utama TEN sejak pembentukannya pada 2019. Grup ini berhasil menggaet jutaan penggemar berkat lagu‑lagu berbahasa Mandarin yang memadukan elemen hip‑hop, R&B, dan EDM. Tenaga kreatif TEN berperan signifikan dalam proses penciptaan konsep visual dan lirik, menjadikannya bukan sekadar performer, melainkan kontributor artistik yang berharga.
Karier solo TEN juga menunjukkan evolusi yang menarik. Pada 2024, ia meluncurkan single solo pertamanya yang menampilkan gaya musik lebih personal, sekaligus menegaskan identitasnya sebagai artis multitalenta. Keberhasilan solo tersebut membuka peluang bagi TEN untuk menjajaki proyek-proyek kolaboratif di luar jaringan SM, termasuk kerja sama dengan produser internasional dan merek fashion.
Pengakhiran kontrak eksklusif menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan TEN menggelar kegiatan promosi independen, merambah pasar Asia Tenggara, atau bahkan menandatangani kontrak baru dengan label luar Korea. Namun, SM Entertainment menegaskan komitmen untuk tetap menyediakan dukungan logistik dan promosi bagi TEN dalam konteks grup, sehingga potensi konflik jadwal antara aktivitas solo dan grup dapat diminimalisir.
Para penggemar WayV, yang dikenal dengan sebutan “WayVengers”, menyambut berita ini dengan campuran harapan dan kekhawatiran. Di satu sisi, kebebasan kreatif yang lebih luas dapat memperkaya katalog musik WayV dengan kontribusi TEN yang lebih otentik. Di sisi lain, kekhawatiran muncul terkait konsistensi kehadiran TEN dalam jadwal grup yang padat, mengingat agenda solo dan kemungkinan kontrak baru.
Industri K‑pop kini berada pada fase transformasi, di mana artis semakin mengontrol hak cipta, pendapatan, dan arah karier mereka. Kasus TEN menjadi contoh nyata bahwa label besar mulai mengakomodasi permintaan artis untuk fleksibilitas, tanpa harus mengorbankan keberlangsungan grup. Langkah ini dapat menjadi preseden bagi artis lain yang ingin menyeimbangkan karier grup dan solo secara simultan.
Dari perspektif bisnis, SM Entertainment tetap akan memperoleh manfaat dari popularitas TEN melalui royalti streaming, penjualan merchandise, dan hak pertunjukan WayV. Sementara itu, TEN dapat memanfaatkan jaringan globalnya untuk menjalin kemitraan baru, memperluas basis penggemar, dan meningkatkan pendapatan pribadi di luar struktur label tradisional.
Kesimpulannya, pengakhiran kontrak eksklusif TEN dengan SM Entertainment membuka lembaran baru bagi kariernya dan masa depan WayV. Dengan dukungan tetap dari agensi untuk aktivitas grup, serta kebebasan yang lebih besar dalam proyek solo, TEN berada pada posisi strategis untuk memperkuat identitas pribadi sekaligus memperkaya kontribusi kreatifnya dalam WayV. Bagi para penggemar, harapan terbesar adalah melihat sinergi yang semakin kuat antara karya solo TEN dan dinamika grup yang terus berkembang.