123Berita – 06 April 2026 | Sejumlah hari setelah Mark Lee mengumumkan perpisahan resmi dengan SM Entertainment, anggota lain dari grup K‑Pop global NCT, Ten, mengungkapkan langkah serupa melalui sebuah surat emosional yang diunggah ke media sosial. Meskipun menandai berakhirnya kontrak manajerial dengan perusahaan hiburan raksasa asal Korea Selatan tersebut, Ten menegaskan komitmennya untuk tetap beraktivitas bersama NCT, sub‑unit WayV, serta proyek‑proyek kolaboratif lainnya.
Surat yang ditulis Ten berisi ungkapan rasa terima kasih yang mendalam kepada SM Entertainment atas dukungan selama hampir satu dekade. Ia menyoroti bagaimana pengalaman di bawah naungan agensi tersebut telah membentuk kariernya, mulai dari debut sebagai trainee hingga menjadi salah satu anggota paling dikenal di dunia K‑Pop. Namun, dalam tulisan tersebut Ten menekankan keinginannya untuk mengejar kebebasan kreatif dan mengeksplorasi peluang di luar batasan kontrak tradisional.
“Saya selalu bersyukur atas setiap pelajaran dan kenangan yang diberikan SM Entertainment. Namun, kini saatnya saya melangkah ke fase baru, tanpa mengorbankan ikatan saya dengan NCT dan WayV,” ujar Ten dalam kalimat penutup suratnya.
Langkah Ten mengikuti jejak Mark Lee, yang pada awal bulan ini secara resmi mengakhiri kontraknya dengan SM Entertainment setelah 13 tahun berkarier di bawah label tersebut. Keputusan Mark Lee mendapat sorotan luas karena ia merupakan salah satu anggota paling senior di NCT, dan perpisahan itu menimbulkan spekulasi mengenai masa depan grup yang kini memiliki lebih dari 20 anggota.
Berikut beberapa poin penting yang dapat diambil dari pernyataan Ten:
- Ten resmi tidak lagi terikat kontrak eksklusif dengan SM Entertainment.
- Ia akan tetap berpartisipasi dalam kegiatan grup NCT, termasuk promosi internasional dan konser.
- Keanggotaan di WayV, sub‑unit berbahasa Mandarin, juga tidak terpengaruh.
- Ten mengungkapkan keinginan untuk mengembangkan proyek solo di luar kerangka kerja label.
- SM Entertainment belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keputusan Ten.
Reaksi penggemar (fanbase) secara cepat menyebar di platform media sosial. Banyak yang mengirimkan dukungan moral melalui hashtag #SupportTen, sekaligus menyatakan harapannya agar NCT dapat terus tampil solid meski beberapa anggotanya tidak lagi berada di bawah kontrak agensi. Beberapa analis industri menilai bahwa keputusan ini mencerminkan tren perubahan dinamika kontrak dalam industri K‑Pop, di mana artis semakin menginginkan fleksibilitas dan kontrol atas karya mereka.
SM Entertainment sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai perpisahan Ten. Namun, dalam pernyataan sebelumnya terkait Mark Lee, perusahaan menegaskan komitmen untuk terus mendukung semua aktivitas grup NCT serta sub‑unit terkait, tanpa mengubah struktur organisasi grup.
Para pengamat musik mengingatkan bahwa meskipun anggota secara individu dapat mengakhiri kontrak dengan agensi, model bisnis NCT yang bersifat “universal” memungkinkan mereka tetap berkolaborasi dalam proyek grup. Model ini dirancang untuk mengakomodasi pergerakan anggota lintas negara dan sub‑unit, sehingga keberadaan Ten dalam NCT dan WayV tidak otomatis terputus.
Keputusan Ten juga membuka peluang bagi kolaborasi lintas label, yang selama ini menjadi tantangan utama dalam industri K‑Pop. Dengan tidak lagi terikat kontrak eksklusif, Ten dapat menjajaki kerja sama dengan produser, penulis lagu, atau label internasional lain, sekaligus memperluas jangkauan pasar personalnya.
Secara keseluruhan, perpisahan Ten dengan SM Entertainment menandai babak baru dalam kariernya, sekaligus menegaskan keberlanjutan ikatan kreatif dengan NCT dan WayV. Bagi para penggemar, harapan utama adalah agar grup tetap dapat menyajikan musik berkualitas tinggi, konser spektakuler, dan interaksi yang hangat meski dinamika kontrak berubah. Industri K‑Pop pun terus mengamati bagaimana model kontrak fleksibel ini akan memengaruhi strategi manajemen artis di masa depan.
Dengan komitmen kuat Ten untuk tetap aktif bersama NCT dan WayV, serta dukungan luas dari komunitas fanbase, masa depan grup tetap tampak cerah meski menghadapi tantangan struktural dalam manajemen label.