123Berita – 09 April 2026 | Tim Ratoh Jaroe yang mewakili SMA Negeri 4 Semarang berhasil mengukir prestasi luar biasa dengan menyabet gelar juara umum pada Festival Internasional yang digelar di Thailand pada Rabu, 8 April 2026. Keberhasilan ini tidak hanya mengangkat nama sekolah, tetapi juga menegaskan kemampuan generasi muda Semarang dalam bersaing di kancah global. Kompetisi tersebut menampilkan peserta dari berbagai negara, menuntut standar tinggi dalam kreativitas, pengetahuan, dan kemampuan berpresentasi.
Festival Internasional Thailand tahun ini menitikberatkan pada bidang seni budaya, inovasi teknologi, dan ilmu pengetahuan. Tim Ratoh Jaroe, yang terdiri dari delapan siswa berprestasi, menampilkan sebuah proyek kolaboratif yang menggabungkan unsur tradisi Jawa dengan teknologi digital terkini. Proyek tersebut melibatkan pembuatan instalasi seni interaktif yang menampilkan cerita wayang kulit melalui proyeksi holografik, dipadukan dengan musik tradisional gamelan yang diaransemen ulang menggunakan perangkat lunak musik modern.
Penilaian juri internasional menyoroti keunikan konsep, kualitas eksekusi teknis, serta pesan budaya yang tersirat dalam karya tim. Dalam rapat juri, anggota panel menilai bahwa karya Tim Ratoh Jaroe berhasil menghubungkan warisan budaya Indonesia dengan tren teknologi global, menciptakan pengalaman yang mengedukasi sekaligus menghibur penonton. Keputusan juri memberikan penghargaan “Excellent Performance” yang sekaligus menegaskan posisi tim sebagai pemenang utama.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen SMA Negeri 4 Semarang dalam mengembangkan potensi siswa melalui program ekstrakurikuler yang berfokus pada inovasi dan kolaborasi lintas disiplin. Kepala Sekolah, Bapak Hadi Pranoto, menyatakan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk para guru pembimbing, orang tua, serta sponsor yang mendukung logistik perjalanan tim ke Thailand. “Prestasi ini bukan hanya milik tim, melainkan milik seluruh warga sekolah yang telah memberikan dukungan moral dan materi,” ujar Bapak Hadi dalam sambutan resmi di acara perayaan di aula sekolah.
Selain menambah portofolio prestasi akademik, kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk berpartisipasi dalam kompetisi internasional. Pihak sekolah berencana memperluas program pelatihan, menyediakan fasilitas lab digital, serta mengadakan workshop bersama pakar industri kreatif. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi berkelanjutan, sekaligus menyiapkan generasi yang siap bersaing di pasar global.
Reaksi masyarakat Semarang pun tidak kalah antusias. Warga kota menanggapi kabar tersebut dengan rasa bangga melalui media sosial, menandai postingan resmi sekolah dengan tagar #SMAN4JuaraInternasional. Beberapa tokoh pendidikan dan budaya setempat, termasuk Ketua Dinas Pendidikan Kota Semarang, menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memperluas akses siswa ke ajang internasional.
Secara keseluruhan, pencapaian Tim Ratoh Jaroe di Thailand menegaskan bahwa pendidikan di Indonesia, khususnya di tingkat SMA, sudah mampu menghasilkan karya yang kompetitif secara global. Keberhasilan ini membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk menampilkan kebudayaan Indonesia di panggung dunia, sekaligus memperkuat jejaring internasional antara institusi pendidikan. Diharapkan, prestasi ini menjadi titik tolak bagi SMAN 4 Semarang untuk terus menghasilkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berjiwa global.





