PPATK Butuh Tambahan Anggaran Rp516,4 Miliar untuk Penuhi Kebutuhan

PPATK Butuh Tambahan Anggaran Rp516,4 Miliar untuk Penuhi Kebutuhan
PPATK Butuh Tambahan Anggaran Rp516,4 Miliar untuk Penuhi Kebutuhan

123Berita – 17 Juni 2026 | Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengungkapkan bahwa lembaganya mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp516,4 miliar. Hal ini dilakukan karena PPATK hanya menerima sepertiga dari kebutuhan anggaran yang dibutuhkan.

PPATK berperan penting dalam mendeteksi dan mencegah kejahatan keuangan, termasukMoney Laundering dan pendanaan terorisme. Oleh karena itu, kebutuhan anggaran yang memadai sangat penting untuk mendukung operasional lembaga ini.

Bacaan Lainnya

Ivan juga menekankan bahwa tambahan anggaran ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan analisis dan pencegahan kejahatan keuangan, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan PPATK dalam melakukan kerjasama dengan lembaga lainnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

PPATK telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan efektivitas dalam melakukan tugas-tugasnya, termasuk dengan mengembangkan sistem informasi dan teknologi yang lebih canggih. Namun, kebutuhan anggaran yang memadai masih sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya-upaya ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, PPATK telah berhasil mendeteksi dan mencegah beberapa kasus kejahatan keuangan yang besar, termasuk kasus Money Laundering dan pendanaan terorisme. Oleh karena itu, peran PPATK sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan sistem keuangan di Indonesia.

Kebutuhan anggaran yang memadai untuk PPATK sangat penting untuk mendukung operasional lembaga ini dan meningkatkan kemampuan dalam melakukan tugas-tugasnya. Dengan demikian, PPATK dapat terus melakukan peranannya dalam mendeteksi dan mencegah kejahatan keuangan, serta menjaga stabilitas dan keamanan sistem keuangan di Indonesia.

Pos terkait