123Berita – 09 April 2026 | Di tengah gemerlap dunia hiburan Indonesia, dua nama muda yang tengah naik daun, Aaliyah Massaid dan Mahalini Raharja, kembali menjadi sorotan publik. Kedua artis ini menampilkan penampilan yang berbeda namun sama-sama memukau dalam mengadopsi tren makeup dan fashion yang tengah viral di TikTok, yakni gaya “Jennie Dracula” yang dipopulerkan oleh anggota BLACKPINK, Jennie Kim.
Tren “Jennie Dracula” mengusung konsep gelap dengan sentuhan glamor, memadukan warna merah darah pada bibir, mata berasap, serta aksesoris berkilau yang menambah kesan misterius. Gaya ini pertama kali menggemparkan dunia maya setelah Jennie menampilkan penampilannya dalam video musik berjudul “Dracula” yang dirilis pada akhir tahun lalu. Sejak itu, ribuan kreator di TikTok berusaha menirunya, mengadaptasi elemen-elemen tersebut ke dalam tampilan sehari-hari.
Aaliyah Massaid, yang dikenal lewat peran aktingnya di sinetron dan film, memilih menonjolkan sisi dramatis dengan rambut bergelombang berwarna hitam pekat, dipadukan dengan eyeliner tebal berwarna hitam pekat yang melengkung tajam. Bibirnya diwarnai merah marun mengkilap, menciptakan kontras yang kuat dengan kulitnya yang berseri. Pada bagian busana, Aaliyah mengenakan gaun hitam berpotongan A-line yang dihiasi dengan payet perak, menambah kilau pada setiap gerakannya. Aksesori berupa anting-anting hoop besar berlapis emas menegaskan kesan glamor namun tetap berani.
Sementara itu, Mahalini Raharja, penyanyi muda yang dikenal lewat suara merdu dan peran dalam sinetron, menampilkan interpretasi yang lebih lembut namun tetap setia pada esensi tren. Ia memilih warna merah tua pada bibir, namun menyeimbangkannya dengan tampilan mata yang lebih natural, menggunakan eyeshadow cokelat keemasan dan maskara yang menambah volume pada bulu mata. Rambutnya dibiarkan lurus dan ditata dengan poni samping, memberikan nuansa segar dan modern. Untuk busana, Mahalini memakai crop top hitam dengan detail renda transparan, dipadukan rok mini berwarna merah darah yang menonjolkan siluet tubuhnya. Sepatu berhak tinggi berwarna hitam melengkapi penampilannya, menambah kesan elegan.
Kedua artis ini tidak hanya sekadar meniru, melainkan menambahkan sentuhan pribadi yang mencerminkan kepribadian masing-masing. Aaliyah menekankan kesan dramatis dan kuat, cocok dengan karakter karakternya yang sering kali memerankan peran antagonis. Sedangkan Mahalini menonjolkan sisi feminin dan modern, sejalan dengan citra penyanyi pop yang enerjik.
Reaksi netizen pun tak dapat dihindari. Di platform TikTok, video Aaliyah dan Mahalini yang menampilkan transformasi mereka telah mengumpulkan jutaan tampilan dan ratusan ribu komentar. Pengguna memuji keberanian mereka dalam mengeksplorasi tren yang terkesan ekstrim, sekaligus mengapresiasi kemampuan mereka mengadaptasi gaya tersebut menjadi tampilan yang tetap dapat dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa komentar menyoroti bahwa tren ini memberi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bereksperimen dengan makeup dan fashion tanpa takut dinilai.
Para pakar kecantikan juga memberikan pandangan mereka. Menurut seorang makeup artist senior, tren “Jennie Dracula” menuntut keseimbangan antara keberanian dan kehalusan. “Kunci utama adalah mengedepankan satu elemen utama, misalnya bibir merah darah, lalu menyeimbangkannya dengan makeup mata yang lebih soft atau sebaliknya. Jika semua elemen terlalu kuat, hasilnya bisa berlebihan,” ujar pakar tersebut.
- Elemen utama: bibir merah darah atau marun
- Makeup mata: smokey eyes atau natural dengan highlight
- Rambut: hitam pekat atau gaya lurus dengan poni
- Busana: potongan gelap dengan aksen berkilau atau detail renda
- Aksesori: anting hoop besar, perhiasan perak atau emas
Tren ini juga membuka peluang bagi industri kecantikan lokal. Produk-produk lipstick berwarna merah marun, eyeshadow bertekstur smokey, serta pakaian dengan motif gothic kini semakin dicari. Penjualan produk tersebut dilaporkan naik signifikan selama beberapa minggu terakhir, menunjukkan bagaimana budaya pop internasional dapat mempengaruhi pasar domestik.
Di balik kilau lampu sorot dan pujian publik, Aaliyah dan Mahalini tetap menunjukkan profesionalisme dalam menanggapi sorotan. Mereka menyatakan bahwa eksperimen fashion adalah bagian penting dari proses kreatif mereka, yang membantu mengekspresikan diri dan menginspirasi penggemar. “Kami senang bisa memperkenalkan tren baru kepada publik, terutama yang berasal dari ikon internasional seperti Jennie. Ini memberikan warna baru dalam penampilan kami,” kata Aaliyah dalam sebuah wawancara singkat.
Mahalini menambahkan, “Kami berharap tren ini dapat menjadi ajang untuk menunjukkan bahwa kecantikan tidak harus monoton. Setiap orang bisa menemukan versi terbaiknya sendiri,” ujar Mahalini.
Kesimpulannya, adopsi tren “Jennie Dracula” oleh Aaliyah Massaid dan Mahalini Raharja tidak sekadar mengikuti mode, melainkan menjadi bentuk kolaborasi lintas budaya antara K-pop dan industri hiburan Indonesia. Penampilan mereka berhasil memadukan elemen dramatis dan glamor, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani berekspresi lewat fashion dan makeup. Dengan dukungan media sosial, tren ini diperkirakan akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pasar kecantikan serta kreativitas di kalangan artis Indonesia.