123Berita – 09 April 2026 | Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru dengan meluncurkan dua jalur seleksi khusus: Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) dan Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM). Kedua jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA yang memiliki prestasi akademik, seni, olahraga, atau ilmu pengetahuan, serta bagi mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Pendaftaran resmi dibuka pada 14 April hingga 29 April 2026 melalui portal admissions.ugm.ac.id.
Jalur PBUB terbagi menjadi tiga bidang utama, yaitu Seni dan Olahraga serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Calon peserta yang memiliki prestasi di salah satu bidang tersebut dapat mendaftar, selama memenuhi persyaratan nilai rapor dan sertifikat prestasi yang telah ditetapkan.
Persyaratan umum PBUB
- Nilai rapor minimal memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan UGM.
- Masuk dalam 25% teratas siswa terbaik di kelas.
- Memiliki sertifikat prestasi yang sah sesuai bidang yang dipilih.
Bidang Seni dan Olahraga
- Sertifikat prestasi harus berasal dari kompetisi tingkat provinsi, nasional, atau internasional.
- Untuk tingkat provinsi, minimal juara 1 atau 2; tingkat nasional juara 1 hingga 3; tingkat internasional juara 1 hingga 5.
- Bidang seni meliputi kompetisi fotografi, teater, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), paduan suara, karawitan, dan sejenisnya, dengan wajib melampirkan portofolio karya.
- Bidang olahraga dapat mencakup Pekan Olahraga Daerah, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, SEA Games, atau kejuaraan serupa.
Bidang IPTEK
- Calon harus berada dalam 25% teratas kelas secara akademik.
- Wajib melampirkan sertifikat juara 1 tingkat provinsi dalam kompetisi sains, matematika, atau teknologi.
- Nilai rapor yang unggul menjadi bukti tambahan kompetensi akademik.
Hemri Suyatna, Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, menegaskan bahwa setiap sertifikat harus disertai bukti nilai rapor yang memenuhi standar minimal. Ia menambahkan bahwa seleksi lanjutan bagi peserta PBUB bidang seni dan olahraga akan berupa tes keterampilan khusus, di mana peserta akan diundang ke kampus untuk menunjukkan kemampuan praktis mereka.
Sementara itu, jalur PBUTM dirancang khusus untuk calon mahasiswa yang memiliki prestasi namun berasal dari keluarga dengan pendapatan rendah. Persyaratan tambahan meliputi:
- Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau KIP Kuliah (KIPK), atau surat keterangan dari aplikasi data tunggal sosial ekonomi nasional.
- Pendapatan kotor orang tua atau wali tidak melebihi Rp4.000.000 per bulan.
- Orang tua/ wali calon mahasiswa maksimal berpendidikan sarjana.
- Masih harus masuk dalam 25% teratas kelas dan memiliki prestasi minimal juara 1 tingkat provinsi.
Sigit Priyanta, Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, menjelaskan bahwa meskipun fokus utama jalur PBUTM adalah membantu mahasiswa kurang mampu, standar akademik dan prestasi tidak akan diturunkan. “Tidak cukup hanya rapor bagus; harus ada bukti prestasi kompetitif di tingkat provinsi,” ujarnya.
Proses seleksi PBUTM mengikuti tahapan serupa dengan PBUB, yaitu verifikasi dokumen administratif, penilaian nilai rapor, serta verifikasi sertifikat prestasi. Bagi peserta yang lolos tahap administrasi, akan dilanjutkan dengan tes kompetensi atau wawancara yang menilai motivasi dan kesiapan akademik.
Dengan membuka kedua jalur ini, UGM berupaya meningkatkan inklusivitas pendidikan tinggi, memberikan ruang bagi bakat-bakat luar biasa yang mungkin terhalang oleh kondisi ekonomi. Kebijakan ini selaras dengan visi UGM untuk menjadi perguruan tinggi unggulan yang mendukung keberagaman dan meritokrasi.
Calon mahasiswa yang tertarik dapat mengakses informasi lengkap tentang prosedur pendaftaran, dokumen yang diperlukan, serta jadwal seleksi melalui portal resmi admissions.ugm.ac.id. Semua dokumen harus diunggah dalam format PDF, dan batas akhir pengisian formulir adalah 29 April 2026. Setelah pendaftaran ditutup, tim seleksi akan melakukan verifikasi dan mengumumkan hasil seleksi administratif secara daring.
Kesempatan ini diharapkan dapat menarik minat siswa-siswa berprestasi dari seluruh Indonesia, khususnya mereka yang berada di daerah dengan akses pendidikan terbatas. UGM menegaskan komitmen untuk memberikan beasiswa penuh atau parsial kepada penerima jalur PBUTM yang terpilih, sehingga beban biaya kuliah tidak menjadi penghalang bagi talenta terbaik bangsa.
Secara keseluruhan, pembukaan jalur PBUB dan PBUTM pada tahun 2026 menandai langkah strategis UGM dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas. Bagi para pelajar yang memiliki prestasi akademik, seni, olahraga, atau IPTEK, serta bagi mereka yang menghadapi kendala ekonomi, inisiatif ini menawarkan peluang emas untuk menempuh pendidikan di salah satu universitas terkemuka di Asia Tenggara.





