123Berita – 09 April 2026 | Vokalis The Changcuters, Mohammad Tria Ramadhani, mengungkap kondisi fisik pasca insiden pingsan yang terjadi di atas panggung saat tampil dalam acara The Sounds Project (TSP) 2024. Kejadian tersebut memicu perubahan signifikan dalam pola hidupnya, terutama menjelang tur konser band tersebut di Inggris. Tria, yang dikenal dengan energi panggungnya yang tinggi, menyadari pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung penampilan di luar negeri.
Insiden yang berlangsung pada akhir pekan lalu menyita perhatian para penggemar. Saat menyanyikan lagu andalan The Changcuters, Tria tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh ke tanah. Penyelamatan cepat dilakukan oleh kru panggung, dan ia segera dibawa ke ruang medis di lokasi acara. Dokter menyatakan bahwa pingsan disebabkan oleh dehidrasi dan kelelahan yang berlebihan, mengingat jadwal tur yang padat serta tekanan untuk memberikan penampilan yang memukau.
Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, Tria memutuskan untuk melakukan revamp total pada gaya hidupnya. Ia mengakui bahwa pola makan, rutinitas tidur, serta latihan fisik selama ini kurang teratur, terutama menjelang penampilan besar di luar negeri. “Saya belajar dari pengalaman ini. Kesehatan bukanlah hal yang bisa diabaikan, apalagi kalau kita akan menampilkan konser di panggung internasional,” ujar Tria dalam sebuah pernyataan resmi yang dibagikan melalui akun media sosialnya.
Berikut langkah-langkah konkret yang diambil Tria untuk memulihkan kondisi tubuhnya:
- Pola Makan Sehat: Tria beralih ke diet seimbang yang kaya protein, serat, dan mikronutrien. Ia mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan menambah porsi sayuran serta buah-buahan segar setiap hari.
- Hidrasi Optimal: Mengingat dehidrasi menjadi salah satu faktor penyebab pingsan, Tria kini minum setidaknya 2,5 liter air putih per hari, ditambah elektrolit alami seperti air kelapa.
- Rutinitas Olahraga Teratur: Tria menambahkan sesi cardio ringan, yoga, dan latihan pernapasan dalam jadwal mingguan untuk meningkatkan stamina dan fleksibilitas tubuh.
- Jam Tidur yang Konsisten: Mengatur waktu tidur antara 22.00 hingga 06.00, dengan kualitas tidur minimal 7 jam per malam, guna memulihkan energi secara maksimal.
- Manajemen Stres: Menggunakan teknik meditasi dan mindfulness, serta mengurangi paparan media sosial yang berlebihan menjelang konser.
Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kualitas vokal Tria. Ia melaporkan bahwa suara menjadi lebih stabil, napas lebih terkontrol, dan kemampuan menahan nada panjang meningkat. Hal ini penting mengingat penampilan di Inggris menuntut standar produksi yang tinggi, dengan arena- arena berkapasitas besar dan ekspektasi audiens yang tinggi.
Tur konser The Changcuters di Inggris dijadwalkan berlangsung selama tiga minggu, mencakup kota-kota utama seperti London, Manchester, dan Birmingham. Penampilan pertama akan digelar di O2 Academy Brixton pada tanggal 15 Mei 2024. Manajer band menyatakan bahwa persiapan kini lebih matang, tidak hanya dari segi setlist dan produksi panggung, tetapi juga dari sisi kebugaran anggota band.
Selain itu, Tria juga berencana mengadakan sesi meet-and-greet khusus bagi penggemar yang datang ke konser. Dalam sesi tersebut, ia akan berbagi pengalaman tentang pentingnya menjaga kesehatan sebagai artis. “Saya ingin menginspirasi fans untuk lebih peduli pada tubuh mereka, terutama bagi mereka yang aktif dalam dunia musik atau olahraga,” tuturnya.
Kejadian pingsan ini menjadi peringatan bagi banyak musisi yang sering mengabaikan tanda-tanda kelelahan. Praktik kerja keras di balik panggung, seperti tur yang berkelanjutan dan jadwal rekaman yang padat, seringkali membuat artis melupakan kebutuhan dasar tubuh. Pakar kesehatan musik, Dr. Rina Prasetyo, menegaskan bahwa “keseimbangan antara kreativitas dan kesehatan fisik sangat penting untuk kelangsungan karier jangka panjang. Artis harus memprioritaskan asupan nutrisi, hidrasi, serta istirahat yang cukup.”
Tria tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke panggung Indonesia setelah tur Inggris selesai. Ia berharap pengalaman di luar negeri dapat membawa pembelajaran baru, tidak hanya dalam hal musikalitas, tetapi juga dalam manajemen kesehatan pribadi. “Saya ingin kembali dengan energi yang lebih baik, membawa semangat baru untuk penampilan di tanah air,” katanya.
Kesimpulannya, insiden pingsan yang menimpa Tria The Changcuters menjadi titik balik penting dalam perjalanan kariernya. Dengan mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat, ia tidak hanya memulihkan diri, tetapi juga mempersiapkan diri secara optimal untuk konser internasional yang menantang. Perubahan ini diharapkan menjadi contoh bagi para musisi lain untuk tidak mengabaikan kesehatan demi kepuasan penonton.





