123Berita – 04 April 2026 | Makassar, 4 April 2026 – Pada Sabtu sore yang panas, Stadion Andi Mattalatta menyaksikan pertarungan sengit antara tuan rumah PSM Makassar melawan tamu Persis Solo dalam rangka lanjutan Super League 2025/2026. Kedua tim berakhir dengan hasil imbang 1-1, memperpanjang persaingan di papan tengah klasemen liga.
Sejak peluit awal, PSM Makassar menunjukkan niat menyerang yang jelas. Gerakan ofensif mereka dimulai sejak menit ke-18 ketika Yuran Fernandes, yang berada di posisi sayap kanan, menanduk umpan lurus dari Victor Luiz. Bola meluncur tepat ke sudut gawang Persis, memaksa kiper menangkis tetapi tidak dapat mencegah jaringan. Gol pertama ini memberi PSM keunggulan awal dan membangkitkan semangat para pendukung di tribun.
Setelah mencetak gol, PSM tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-34, mereka kembali menciptakan peluang berbahaya ketika Victor Luiz mengirimkan umpan silang ke area penalti. Namun, Aloisio Neto, yang berada dalam posisi mengancam, gagal menuntaskan karena bola memantul di tiang jauh. Kesempatan itu menjadi momen penting yang menunjukkan ketajaman serangan PSM, namun pertahanan Persis berhasil menahan serangan lanjutan.
Menjelang jeda pertama, kedua tim tampak seimbang. Namun, setelah jeda, Persis Solo meningkatkan intensitas serangan mereka. Romansa taktik disiplin yang diterapkan pelatih Persis mulai membuahkan hasil pada menit ke-65. Roman Paparyha, striker asal Kroasia, menerima umpan silang dari Andrei Alba dan dengan cepat menegakkan kaki ke arah gawang, menembus pertahanan PSM dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang, PSM Makassar berusaha keras mencari gol balasan. Mereka menekan di lini tengah dan menciptakan beberapa peluang, namun pertahanan Persis yang terorganisir serta kerja keras lini belakang menghalangi setiap upaya penembakan ke gawang. Menjelang akhir pertandingan, PSM menambahkan beberapa tendangan ke arah gawang, namun tidak berhasil mengubah skor.
Berakhirnya pertandingan dengan skor imbang membawa konsekuensi langsung pada klasemen. PSM Makassar tetap berada di posisi ke-13 dengan total 25 poin setelah menempuh 26 pertandingan. Sementara Persis Solo, meski berhasil mengamankan satu poin, tetap berada di peringkat ke-15 dengan 21 poin dari 26 laga. Kedua tim kini harus menyiapkan strategi baru untuk mengoptimalkan poin di sisa musim.
Berikut susunan pemain yang diturunkan pada laga tersebut:
| Tim | Formasi | Pemain |
|---|---|---|
| PSM Makassar | 4-3-3 | Hilman; Daffa, Yuran, Neto, Luiz; Gledson, Rifky (Raehan 84′), Asraf (Rasyid 75′), Roberto (Abdul 68′), Rizky (Pagamo 84′); Themopele (Cumic 68′) |
| Persis Solo | 4-4-2 | Riyandi; Mijic, Alba, Raditya, Djin; Zanadin (Sutanto 87′), Tumbas; Maricic, Lima (Indie 77′), Paparyha; Gomes (Bagaskara 90′) |
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa kedua tim memiliki penguasaan bola yang hampir seimbang, dengan PSM sedikit lebih dominan di wilayah pertahanan sendiri. Namun, Persis menonjol dalam penyelesaian peluang pada menit-momen krusial, terbukti dari gol penyeimbang yang mereka cetak.
Laga ini juga menambah data penting bagi analisis performa masing-masing pemain. Yuran Fernandes, yang mencetak gol pembuka, kembali menunjukkan kecepatan dan kemampuan penyelesaian di kotak penalti. Sementara Roman Paparyha, dengan gol penyama, menegaskan peran vitalnya sebagai penyerang utama Persis. Kedua pemain tersebut kini menjadi sorotan dalam perbincangan fan dan analis sepak bola.
Ke depan, PSM Makassar harus memperbaiki ketajaman akhir di depan gawang agar dapat mengubah hasil imbang menjadi kemenangan. Sementara Persis Solo perlu menjaga konsistensi pertahanan dan memanfaatkan peluang serangan balik untuk meningkatkan poinnya.
Dengan jadwal pertandingan yang masih panjang, kedua tim memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. PSM akan berusaha kembali ke zona menengah atas, sedangkan Persis berambisi keluar dari zona terbawah dan mengamankan poin penting menjelang akhir musim.
Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan kualitas kompetitif Liga Super 2025/2026 yang semakin ketat. Penonton yang hadir di stadion memberikan dukungan yang luar biasa, menciptakan atmosfer yang menegangkan namun sportif. Kedua tim menunjukkan semangat juang tinggi, menjanjikan laga-laga menarik di sisa musim.
Dengan hasil akhir 1-1, kedua tim kembali menambah satu poin pada catatan mereka. PSM Makassar masih menargetkan peningkatan performa untuk menghindari zona degradasi, sementara Persis Solo berharap dapat memanfaatkan hasil positif ini sebagai batu loncatan untuk bangkit kembali.