123Berita – 08 April 2026 | Stadion Wibawa Mukti di Cikarang, Bekasi, kembali menjadi sorotan publik setelah mengalami kerusakan parah akibat puting beliung yang melanda wilayah tersebut pada awal tahun ini. Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Penyelenggara Olahraga (BOPSI) segera menyiapkan rencana rehabilitasi komprehensif yang ditargetkan selesai pada September 2026.
Kerusakan yang terjadi mencakup atap tribune yang roboh sebagian, lapangan yang terkelupas karena angin kencang, serta instalasi pencahayaan yang rusak total. Kondisi ini membuat stadion tidak dapat digunakan untuk pertandingan resmi maupun kegiatan latihan tim lokal, termasuk tim sepak bola persatuan Kabupaten Bekasi dan beberapa klub amatir yang biasa berlatih di sana.
Langkah awal yang diambil pemerintah adalah melakukan survei struktural menyeluruh. Tim teknis yang terdiri dari insinyur sipil, arsitek, dan pakar meteorologi mengidentifikasi titik-titik lemah pada struktur bangunan serta mengkaji potensi bahaya di masa depan. Hasil survei menjadi dasar penyusunan masterplan rehabilitasi yang mencakup perbaikan struktural, peningkatan sistem drainase, dan modernisasi fasilitas pendukung.
Berikut adalah tahapan utama yang direncanakan:
- Fase I (Q3 2024): Pembongkaran sisa-sisa material yang tidak layak, pembersihan area, serta penyiapan lahan untuk pekerjaan konstruksi.
- Fase II (Q4 2024 – Q2 2025): Rekonstruksi kerangka atap tribune dengan material baja tahan karat yang lebih kuat, serta pemasangan panel atap anti-badai.
- Fase III (Q3 2025 – Q1 2026): Perbaikan lapangan rumput sintetis, pemasangan sistem irigasi otomatis, dan penggantian jaringan listrik serta lampu sorot LED berdaya tinggi.
- Fase IV (Q2 2026 – Q3 2026): Pengujian akhir, sertifikasi keamanan, serta serah terima kepada pengelola stadion.
Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 45 miliar, dengan mayoritas dana berasal dari APBD 2025 dan tambahan bantuan dana darurat dari Kementerian PUPR. Seluruh proses pengadaan mengikuti prosedur transparan, termasuk pemilihan kontraktor melalui lelang terbuka.
“Stadion Wibawa Mukti adalah ikon olahraga di Cikarang. Kerusakan yang terjadi bukan hanya mengganggu agenda kompetisi, tetapi juga menurunkan semangat masyarakat untuk berolahraga,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Budi Santoso, dalam konferensi pers pada 12 April 2024. “Kami berkomitmen menyelesaikan rehabilitasi tepat waktu, sehingga stadion dapat kembali berfungsi penuh sebagai pusat aktivitas olahraga dan kebudayaan.”
Pemerintah daerah juga menyiapkan program edukasi mitigasi bencana bagi warga sekitar stadion. Program ini mencakup pelatihan evakuasi darurat, pemasangan sistem peringatan dini angin kencang, serta penanaman pohon pelindung di area pekarangan stadion untuk mengurangi dampak angin kuat.
Komunitas pecinta olahraga lokal menyambut baik langkah tersebut. “Kami menantikan kembali pertandingan di lapangan yang aman dan nyaman,” kata Andi Prasetyo, pelatih tim sepak bola amatir Cikarang United. “Selain itu, perbaikan pencahayaan akan memungkinkan kami menggelar turnamen malam, yang selama ini terhambat karena kondisi lampu yang tidak memadai.”
Rehabilitasi ini juga diharapkan meningkatkan nilai ekonomi kawasan sekitarnya. Menurut analisis singkat Bappeda Bekasi, peningkatan fasilitas olahraga dapat menarik penyelenggaraan turnamen regional, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi.
Selama masa pembangunan, pihak pengelola stadion menyediakan fasilitas sementara di lapangan tetangga untuk memastikan tim-tim lokal tidak kehilangan tempat latihan. Koordinasi intensif antara dinas terkait dan kontraktor memastikan bahwa gangguan terhadap kegiatan rutin dapat diminimalkan.
Pengawasan kualitas kerja dilaksanakan oleh tim independen yang dibentuk khusus, dengan inspeksi rutin setiap tiga bulan. Setiap temuan pelanggaran standar teknis akan ditindaklanjuti secara cepat, termasuk pemberian sanksi kepada kontraktor bila diperlukan.
Dengan jadwal penyelesaian yang ditetapkan pada September 2026, stadion diperkirakan akan siap menyambut musim kompetisi sepak bola 2026/2027 serta berbagai acara kebudayaan. Penyelenggaraan event internasional berskala menengah juga menjadi target jangka menengah, mengingat peningkatan standar fasilitas yang akan tercapai.
Kesimpulannya, rehabilitasi Stadion Wibawa Mukti menjadi prioritas strategis Kabupaten Bekasi untuk mengembalikan fungsi sosial, olahraga, dan ekonomi kawasan pasca bencana puting beliung. Upaya kolaboratif antara pemerintah, kontraktor, dan komunitas lokal diharapkan menghasilkan stadion yang lebih tahan bencana, modern, dan siap melayani generasi mendatang.





