123Berita – 05 April 2026 | RANS Simba Bogor menorehkan kemenangan penting pada pekan ke‑10 Indonesian Basketball League (IBL) setelah berhasil mengalahkan Satria Muda Pertamina Bandung di kandang sendiri melalui perpanjangan waktu. Pertarungan yang berlangsung ketat ini berakhir dengan skor 95‑90 setelah dua periode overtime, menegaskan performa gemilang Aaron Fuller yang mencatatkan double‑double fantastis.
Sejak peluit pertama, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi. RANS, yang bermain di arena Bogor, berusaha memanfaatkan dukungan suporter lokal, sementara Satria Muda, tim perwakilan Bandung, menampilkan strategi menyerang yang agresif. Pada kuarter pertama, RANS memimpin tipis berkat tembakan tiga angka dari pemain sayap kiri, namun Satria Muda berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir kuarter berkat serangkaian fast break yang dipimpin oleh playmaker senior mereka.
Kuarter kedua menjadi ajang penentuan. Aaron Fuller, pemain asing RANS yang dikenal dengan kemampuan menyerang dan rebound, mulai menunjukkan dominasinya di catwalk. Dengan kombinasi post-up yang kuat dan penetrasi ke dalam catatan, Fuller mencetak 12 poin pertama dan mengambil 7 rebound, membantu timnya menambah jarak. Namun, Satria Muda tidak tinggal diam; mereka menanggapi dengan pertahanan zona yang menurunkan efektivitas serangan dalam catatan RANS, membuat skor berfluktuasi secara bergantian.
Memasuki babak ketiga, Fuller’s energy tidak surut. Ia menambah poin lewat serangkaian layup dan tembakan mid‑range, serta mengamankan rebound defensif penting pada beberapa serangan lawan. Pada menit ke‑30, Fuller mencatatkan double‑double pertamanya dengan 18 poin dan 10 rebound, mengukuhkan dirinya sebagai motor penggerak tim. Sementara itu, pemain kunci Satria Muda, Andi Prasetyo, berusaha menyeimbangkan pertandingan dengan mencetak 15 poin dan 6 assist, namun tak cukup untuk mengatasi keunggulan RANS yang terus bertambah.
Pada kuarter keempat, tekanan semakin terasa. Kedua tim bergiliran memimpin, namun skor akhirnya terpaksa berakhir imbang 78‑78 setelah waktu reguler habis, memaksa pertandingan masuk ke overtime. Keputusan wasit yang tepat dan kebijakan taktik pelatih menjadi faktor penentu pada babak tambahan.
- Overtime pertama: RANS membuka keunggulan lewat tembakan tiga angka Aaron Fuller, sementara Satria Muda menanggapi dengan serangkaian layup cepat.
- Overtime kedua: Fuller’s dominasi di papan rebound memberi RANS peluang kedua kali serangan, sementara pertahanan RANS berhasil menahan serangan terakhir Satria Muda.
Di akhir overtime kedua, RANS berhasil menambah 5 poin penting, sementara Satria Muda hanya mampu menambah 2 poin. Skor akhir 95‑90 menjadi bukti bahwa ketangguhan mental dan kebugaran fisik RANS, terutama kontribusi Aaron Fuller, menjadi faktor kunci kemenangan.
Statistik pertandingan menegaskan peran sentral Fuller. Ia menutup laga dengan total 24 poin, 12 rebound, 3 assist, serta 2 steal, menempatkannya dalam kategori double‑double yang sangat mengesankan. Penampilan ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri tim, tetapi juga menambah nilai poin klasemen RANS, yang kini berada di posisi tiga dengan catatan 7‑3.
Pelatih RANS, Rully Dwi Saputra, memuji performa timnya setelah pertandingan. “Kami bermain dengan tekad tinggi, dan Aaron memberikan contoh kepemimpinan yang luar biasa di lapangan. Kemenangan ini menunjukkan bahwa kami mampu bertahan di tekanan dan menyelesaikan pertandingan dengan profesional,” ujar ia dalam konferensi pers pasca laga.
Sementara itu, pelatih Satria Muda, Antonius Prabowo, mengakui keunggulan lawan dan menekankan perlunya perbaikan di beberapa area. “Kami harus meningkatkan pertahanan di area catwalk dan mengurangi turnover. Tim kami akan belajar dari kekalahan ini dan kembali lebih kuat,” katanya.
Dengan kemenangan ini, RANS Simba Bogor menegaskan ambisinya untuk bersaing di puncak klasemen IBL musim ini. Kedepannya, tim akan menghadapi pertandingan melawan pelatih tangguh lain, termasuk Jakarta Pertamina dan Pelita Jaya, yang masing‑masing menyiapkan strategi untuk menantang posisi RANS.
Kemenangan lewat overtime ini juga menambah reputasi Aaron Fuller sebagai pemain kunci dalam kompetisi IBL. Keberhasilannya mencatat double‑double dalam situasi krusial menunjukkan nilai tambahnya bagi RANS, sekaligus memperkuat peluangnya untuk menjadi kandidat MVP pada penghargaan akhir musim.
Secara keseluruhan, laga RANS melawan Satria Muda menjadi contoh menarik tentang bagaimana determinasi, strategi pelatih, dan kontribusi pemain bintang dapat mengubah arah pertandingan. Kemenangan dramatis ini tidak hanya menghibur penonton di Bogor, tetapi juga menambah cerita menarik dalam saga IBL tahun ini.
Dengan catatan kemenangan terbaru, RANS Simba Bogor kini menatap tantangan selanjutnya dengan keyakinan tinggi, sementara Satria Muda Pertamina Bandung bertekad memperbaiki performa dan kembali mengumpulkan poin di pertandingan-pertandingan mendatang.