123Berita – 10 April 2026 | Jakarta, 10 April 2026 – Menjelang laga penentu di Liga Indonesia, pelatih kepala Persib Bandung, Ramon Tanque, menegaskan ambisinya untuk menyapu bersih delapan pertandingan terakhir musim ini. Tekad itu tidak hanya menjadi motivasi bagi skuad biru, tetapi juga menambah ketegangan bagi rival-rival utama, termasuk Bali United yang akan menjadi lawan pertama dalam rangkaian tersebut.
Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin pagi, Tanque menyampaikan bahwa setiap laga yang tersisa merupakan “final” bagi Persib. Ia menekankan pentingnya konsistensi, disiplin taktik, dan mental juara untuk mengamankan posisi di puncak klasemen. “Kami tidak melihatnya sebagai sekadar pertandingan biasa. Setiap poin sangat berharga, karena satu kesalahan saja bisa mengubah nasib kami di akhir musim,” ujar Tanque dengan nada tegas.
Persib Bandung saat ini berada di peringkat tiga dengan 48 poin, selisih tiga poin dari pemimpin klasemen. Sementara Bali United menempati posisi kelima dengan 42 poin, jarak enam poin dari Persib. Kedua tim sama-sama memiliki agenda padat, yakni menuntaskan delapan laga hingga akhir kompetisi. Tanque menegaskan, “Jika kami dapat mengumpulkan kemenangan di semua laga, termasuk melawan Bali United, kami akan berada dalam posisi kuat untuk melaju ke putaran akhir musim.”
Strategi yang diusung Tanque mengandalkan keseimbangan antara serangan cepat dan pertahanan solid. Ia menyoroti peran penting pemain sayap seperti Febri Hariyadi dan winger baru yang baru bergabung pada bursa transfer musim ini. Kedua pemain tersebut diharapkan dapat menciptakan peluang berbahaya serta membantu menekan lawan di lini tengah.
Selain itu, Tanque menaruh kepercayaan penuh pada lini depan yang dipimpin oleh striker andalan, Febrianto. “Febrianto memiliki insting gol yang luar biasa. Kami akan memaksimalkan gerakan diagonal dan umpan terobosan agar dia bisa memanfaatkan ruang di area penalti,” jelasnya. Ia juga menambahkan, “Kami tidak hanya mengandalkan satu pemain, melainkan menyiapkan skema yang melibatkan semua penyerang untuk menciptakan variasi serangan.”
Di sisi pertahanan, kapten tim, I Made Wirawan, menjadi tulang punggung lini belakang. Tanque menyebutkan bahwa disiplin taktik dalam menjaga zona pertahanan menjadi kunci utama, terutama menghadapi serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Bali United. “Kami akan menyiapkan formasi 4-3-3 yang fleksibel, sehingga dapat beralih menjadi 4-5-1 bila dibutuhkan, untuk menutup ruang-ruang kosong di tengah lapangan,” ungkap Tanque.
Berikut adalah jadwal delapan laga sisa Persib Bandung yang akan menjadi ujian berat bagi tim:
- 1. Persib Bandung vs Bali United (Home)
- 2. Persib Bandung vs PSM Makassar (Away)
- 3. Persib Bandung vs Persija Jakarta (Home)
- 4. Persib Bandung vs Arema FC (Away)
- 5. Persib Bandung vs Persebaya Surabaya (Home)
- 6. Persib Bandung vs Madura United (Away)
- 7. Persib Bandung vs PSIS Semarang (Home)
- 8. Persib Bandung vs Persita Tangerang (Away)
Setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Misalnya, pertemuan melawan Persija Jakarta diprediksi akan menjadi pertarungan sengit di mana kedua tim bersaing untuk tempat di zona aman. Sementara laga tandang melawan Madura United menuntut Persib untuk menyesuaikan taktik dengan kondisi lapangan yang berbeda.
Para pemain pun merespons motivasi pelatih dengan antusias. Gelandang tengah, Dimas Drajad, mengatakan, “Kami siap memberikan yang terbaik. Pelatih memberi kami arahan jelas, dan kami akan berusaha mengimplementasikannya di lapangan.” Sementara striker baru, Andre Hidayat, menambahkan, “Saya bergabung di sini dengan tujuan membantu tim mencapai target. Saya yakin dengan dukungan rekan-rekan, kami dapat mengamankan semua tiga poin di sisa pertandingan.”
Di luar lapangan, manajemen Persib juga menunjukkan komitmen penuh dengan meningkatkan fasilitas latihan dan memberikan dukungan medis terbaik. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan cedera pemain dan memastikan kebugaran optimal menjelang setiap laga penting.
Tak dapat dipungkiri, persaingan di Liga Indonesia semakin ketat menjelang penghujung musim. Tim-tim seperti PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Arema FC juga berusaha menambah poin untuk memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen. Oleh karena itu, strategi Ramon Tanque yang menekankan pada konsistensi dan mental juara menjadi kunci utama Persib untuk tidak hanya mengamankan posisi, tetapi juga berpotensi meraih gelar juara.
Kesimpulannya, tekad Ramon Tanque untuk menjadikan delapan laga sisa sebagai final menunjukkan ambisi Persib Bandung untuk mengukir sejarah baru. Dengan persiapan matang, taktik yang fleksibel, serta semangat juara dari para pemain, harapan besar menanti di setiap lapangan. Jika Persib mampu mewujudkan visi pelatihnya, mereka tidak hanya akan menyingkirkan Bali United dalam duel pertama, tetapi juga menyiapkan diri untuk bersaing di puncak klasemen hingga akhir musim.