123Berita – 06 April 2026 | Persib Bandung berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Semen Padang dalam laga pertama putaran Liga 1 2026/2027. Gol penentu datang dari penyerang asal Brasil, Ramon Tanque, yang mengeksekusi serangan balik cerdas pada menit ke-37. Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Maung Bandung, sekaligus mengukir catatan positif dalam penyesuaian taktik yang baru diterapkan oleh pelatih Gino Lettieri.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Semen Padang, yang bermain di Stadion Gelora Haji Agus Salim, berupaya mendominasi penguasaan bola di babak pertama. Namun, pertahanan Persib menunjukkan disiplin tinggi, menutup ruang-ruang berbahaya dan menekan setiap upaya serangan lawan. Gelandang senior, Firman Utama, mengatur tempo permainan dengan umpan-umpan pendek yang menstabilkan lini tengah Persib.
Pada menit ke-22, Semen Padang hampir memecah kebuntuan. Striker andalan mereka, Andi Prasetyo, menerima umpan silang dari sisi kanan, namun tembakannya melenceng tipis ke tiang jauh. Kesempatan itu menjadi titik balik mental bagi Persib, yang kemudian meningkatkan tekanan secara terorganisir.
Gol kemenangan tercipta pada menit ke-37. Setelah berhasil merebut bola di lini tengah, Persib meluncurkan serangan cepat melalui sayap kanan. Pemain sayap, Dimas Satria, menembus pertahanan Semen Padang dan mengirimkan umpan diagonal ke arah Ramon Tanque yang berada di ruang bebas di luar kotak penalti. Tanque mengeksekusi tendangan voli yang menaklukkan kiper Lawan, Rudi Haryanto, dengan sudut rendah ke sudut kanan gawang.
Gol tersebut tidak hanya memberikan keunggulan angka, namun juga mengubah dinamika taktik. Setelah gol, Gino Lettieri menurunkan formasi 4-3-3 menjadi 4-5-1, memperkuat lini tengah untuk menahan serangan balik. Semen Padang, yang sempat menekan, harus menyesuaikan diri dan mencari celah melalui permainan sayap.
Babak kedua berlangsung dengan tempo yang lebih terkendali. Persib mengandalkan pertahanan berlapis, dipimpin oleh bek tengah senior, Dedi Setiawan, yang melakukan beberapa tekel krusial. Di sisi lain, Semen Padang mencoba memanfaatkan set-piece, namun tendangan bebas mereka pada menit ke-58 tidak menghasilkan peluang berarti.
Menjelang akhir pertandingan, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan, mengirimkan tiga pemain ke area pertahanan Persib. Namun, kiper Persib, Dedi Kusnadi, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk satu reflex save pada menit ke-84 yang hampir menambah gol bagi tamu.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola yang hampir seimbang, dengan Persib menguasai 48% dan Semen Padan 52%. Namun, efektivitas serangan Persib lebih tinggi, terbukti dari satu gol yang dicetak. Total tembakan Persib mencapai 7 kali, dengan 3 di antaranya tepat mengarah ke gawang, sedangkan Semen Padang mencatat 9 tembakan, hanya 2 di antaranya tepat sasaran.
- Gol: 1-0 (Ramon Tanque, menit 37)
- Penguasaan bola: Persib 48% – Semen Padang 52%
- Tembakan ke gawang: Persib 3 – Semen Padang 2
- Kartu kuning: 3 (2 Persib, 1 Semen Padang)
- Kartu merah: 0
Kemenangan ini memberikan dorongan moral bagi Persib yang baru saja melakukan pergantian skuad di bursa transfer. Keberhasilan Ramon Tanque menambah rasa percaya diri penyerang baru tersebut, sekaligus menegaskan peran pentingnya dalam rencana ofensif Gino Lettieri. Di sisi lain, Semen Padang harus mengevaluasi pertahanan lini belakang, khususnya dalam mengatasi serangan balik cepat.
Ke depannya, Persib akan menjamu tim lain dalam putaran berikutnya dengan harapan memperpanjang tren positif. Sementara Semen Padang perlu bangkit cepat untuk mengembalikan poin yang hilang, mengingat persaingan ketat di papan tengah klasemen Liga 1.
Dengan hasil ini, Persib Bandung menempati posisi yang lebih menguntungkan di klasemen, sementara Semen Padang harus berjuang menambah poin demi mengamankan tempat aman di liga. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim dalam menyesuaikan strategi dan menjaga konsistensi performa.
Secara keseluruhan, laga pertama ini menegaskan pentingnya kesiapan taktis dan eksekusi peluang dalam kompetisi yang semakin kompetitif. Persib Bandung menunjukkan bahwa meski belum kembali ke puncak, mereka mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih tiga poin berharga.