123Berita – 02 Juni 2026 | Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah anggapan bahwa kunjungan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto hanya bersifat seremonial atau sekedar formalitas. Menurut Teddy, kunjungan luar negeri Prabowo lebih berfokus pada diplomasi yang berbasis hasil, bukan hanya sekedar kunjungan formal.
Hal ini disampaikan Teddy dalam konferensi pers terkait kunjungan luar negeri Presiden Prabowo. Ia menegaskan bahwa setiap kunjungan luar negeri yang dilakukan oleh Presiden Prabowo memiliki tujuan yang jelas, yaitu memperkuat hubungan diplomatik dengan negara-negara lain dan meningkatkan kerjasama bilateral.
Teddy menjelaskan bahwa dalam setiap kunjungan luar negeri, Presiden Prabowo selalu membawa misi yang spesifik, seperti meningkatkan ekspor, memperkuat kerjasama ekonomi, atau mempromosikan pariwisata Indonesia. Dengan demikian, kunjungan luar negeri Prabowo tidak hanya berfokus pada aspek seremonial, tetapi lebih kepada mencapai hasil yang nyata dan bermanfaat bagi kepentingan nasional.
Dalam beberapa bulan terakhir, Presiden Prabowo telah melakukan beberapa kunjungan luar negeri ke negara-negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Dalam setiap kunjungan, Prabowo selalu membawa misi yang spesifik dan berfokus pada peningkatan kerjasama ekonomi, politik, dan keamanan.
Teddy yakin bahwa dengan pendekatan diplomasi yang berbasis hasil, Indonesia dapat meningkatkan posisinya di kancah internasional dan mencapai tujuan nasional yang telah ditetapkan. Ia berharap bahwa masyarakat dapat memahami dan mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat diplomasi Indonesia.
Di akhir konferensi pers, Teddy menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya memperkuat diplomasi Indonesia dan meningkatkan kerjasama dengan negara-negara lain. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang lebih kuat dan berpengaruh di kancah internasional.





