123Berita – 04 April 2026 | Parepare – PSM Makassar mengincar poin penuh pada laga lanjutan Pekan ke‑26 Liga 1 2025/2026 melawan Persis Solo yang dijadwalkan pada Sabtu, 4 April, di Stadion Gelora B. J. Habibie. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi skuad berjuluk Juku Eja yang bertekad menutup catatan paceklik kemenangan kandang yang telah menahan mereka selama lima bulan terakhir.
Sejak kemenangan terakhir pada November 2023 melawan PSBS Biak, PSM belum mampu menorehkan kemenangan di rumah. Lima bulan tanpa poin di atas tanah kelahiran menambah beban mental pada pemain serta menimbulkan kegelisahan di antara suporter yang selalu mengharapkan hasil positif di stadion mereka.
Asisten pelatih Ahmad Amiruddin mengungkapkan dalam konferensi pers pra‑pertandingan bahwa timnya telah melakukan introspeksi mendalam. “Kita semua sama‑sama tahu bahwa kami sudah lama tidak menang di sini. Itu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk kembali menorehkan kemenangan,” ujarnya. Amiruddin menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara semangat kompetitif dan ketenangan mental agar pemain tidak tertekan oleh sejarah buruk.
Di sisi lain, Persis Solo datang dengan rasa percaya diri yang tinggi setelah berhasil mengalahkan Bali United pada laga sebelumnya. Keberhasilan tersebut menambah tekanan pada lini pertahanan PSM, karena lawan kini memiliki moral yang menguat serta kemampuan menyerang yang cukup tajam.
Meski bermain di depan suporter sendiri, Amiruddin menasihati para penggawa Juku Eja untuk tetap tenang dan bermain dengan “enjoy” namun penuh tanggung jawab. Ia menambahkan, “Saya sudah sampaikan ke pemain bahwa mereka harus menikmati permainan, namun tetap sadar akan tanggung jawab di lapangan. Kemenangan harus diraih melalui kerja keras, bukan hanya semangat semata.”
Evaluasi menyeluruh terhadap aspek psikologis telah dilakukan sejak beberapa minggu terakhir. Tim medis dan psikolog klub bekerja sama dengan staf pelatih untuk memperkuat ketahanan mental pemain, terutama pada momen‑momen krusial di depan publik. Hasilnya, Amiruddin melaporkan adanya progres positif dalam hal konsentrasi dan kontrol emosi selama sesi latihan intensif.
Namun, situasi internal tidak sepenuhnya mulus. Kepala pelatih Tomas Trucha dipastikan tidak dapat mendampingi tim di pinggir lapangan karena keperluan pribadi. Absennya Trucha memaksa staf pelatih untuk mengoptimalkan komunikasi dan koordinasi secara daring maupun tatap muka. “Kami tetap berhubungan dengan Coach Trucha dan mendapatkan arahan taktikal darinya. Meskipun tidak hadir secara fisik, ia tetap menjadi otak strategis di balik persiapan kami,” jelas Amiruddin.
Strategi yang dirancang staf meliputi peningkatan pressing tinggi, pergerakan lateral fullback, serta peran penyerang utama yang diharapkan mampu memecah pertahanan Persis. Beberapa nama kunci yang diharapkan mengeluarkan performa terbaik antara lain pemain gelandang kreatif yang baru kembali dari cedera, serta penyerang sayap yang memiliki kecepatan eksplosif.
Jika PSM berhasil mengamankan tiga poin, posisi mereka di klasemen dapat naik satu atau dua peringkat, memperkecil jarak dengan zona aman liga. Sebaliknya, kekalahan atau hasil imbang dapat memperpanjang periode tanpa kemenangan kandang, menambah tekanan pada manajemen klub dan suporter.
Berikut poin‑poin penting yang menjadi fokus PSM menjelang laga:
- Mematahkan catatan paceklik kemenangan kandang sejak November 2023.
- Mengendalikan tekanan mental dengan dukungan psikolog dan pendekatan kepelatihan yang terstruktur.
- Menjaga konsistensi taktik meski pelatih utama absen, melalui komunikasi intensif dengan Tomas Trucha.
- Mengantisipasi serangan balik cepat Persis Solo yang dipicu kepercayaan diri pasca kemenangan melawan Bali United.
- Mengoptimalkan kontribusi pemain kunci di lini serang dan gelandang untuk menciptakan peluang gol.
Secara keseluruhan, PSM Makassar menatap laga melawan Persis Solo dengan tekad kuat dan persiapan matang. Kombinasi antara motivasi mengakhiri drought, perbaikan mentalitas, serta adaptasi taktik tanpa kehadiran pelatih utama menjadi kunci utama. Semua mata kini tertuju pada Stadion Gelora B. J. Habibie, menanti apakah Juku Eja dapat menorehkan kemenangan yang sangat dinantikan oleh para pendukungnya.