123Berita – 04 April 2026 | PSM Makassar memasuki laga penting pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 dengan tekad kuat untuk mengakhiri rentetan lima bulan tanpa kemenangan di kandang. Pertandingan melawan Persis Solo yang dijadwalkan pada Sabtu, 4 April 2026, menjadi sorotan utama bagi suporter Makassar yang menantikan balasan atas penurunan performa tim di lapangan sendiri.
Sejak akhir November 2025, PSM tidak berhasil mengamankan tiga poin di rumah, meski menampilkan beberapa peluang emas yang sayangnya tidak berbuah. Kekalahan melawan Persib Bandung pada Januari lalu, serta hasil imbang melawan PSS Sleman dan Persija Jakarta pada Februari dan Maret, menambah beban psikologis pada skuad. Pelatih kepala, Abdul Rahman, mengaku bahwa masa paceklik ini menjadi pemicu evaluasi taktik dan mental pemain.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Abdul Rahman menekankan pentingnya konsistensi dalam transisi menyerang serta ketangguhan dalam bertahan. “Kami harus lebih cepat dalam mengubah pertahanan menjadi serangan, dan tidak memberi ruang bagi Persis untuk menguasai lini tengah,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa susunan pemain akan mengalami beberapa penyesuaian, terutama pada posisi sayap kanan yang akan diisi oleh pemain muda bernama Rafi Ahmad, yang selama ini menjadi andalan di tim cadangan.
Persis Solo, di sisi lain, datang dengan catatan impresif di luar kandang. Tim yang dipimpin oleh pelatih veteran, Denny Rachman, berhasil mengumpulkan empat kemenangan beruntun pada laga tandang, menampilkan pola permainan menyerang yang terorganisir. Striker andalan Persis, Fajar Prasetyo, mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir, menjadikannya ancaman utama bagi pertahanan PSM.
Berikut adalah rangkuman statistik performa kedua tim dalam lima pertandingan terakhir:
- PSM Makassar: 1 kemenangan, 2 imbang, 2 kekalahan; rata-rata kepemilikan bola 48%; tembakan ke gawang per laga 8, gol 1,5.
- Persis Solo: 4 kemenangan, 1 imbang; rata-rata kepemilikan bola 55%; tembakan ke gawang per laga 12, gol 2,1.
Statistik menunjukkan bahwa Persis lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, namun PSM memiliki keunggulan dalam konversi peluang. Analisis taktik menunjukkan bahwa PSM cenderung bermain lebih kompak di lini belakang, sementara Persis mengandalkan kecepatan pemain sayap untuk membuka ruang. Kedua tim diperkirakan akan mengadopsi formasi 4-3-3, dengan PSM menambahkan satu gelandang bertahan tambahan untuk menahan serangan balik.
Suporter PSM yang dikenal dengan sebutan “Kawan Besar”, diperkirakan akan memenuhi stadion Andi Mattalatta dalam jumlah besar. Mereka berharap suara sorak mereka dapat menjadi faktor motivasi tambahan bagi pemain. Di media sosial, tagar #AkhiriPaceklik dan #PSMvsPersis menjadi trending di wilayah Makassar menjelang pertandingan.
Selain faktor taktik, kondisi fisik pemain menjadi pertimbangan penting. Beberapa pemain senior PSM, seperti gelandang veteran Budi Santoso dan bek tengah Andi Setiawan, masih dalam proses pemulihan dari cedera minor. Sementara itu, Rafi Ahmad dan winger muda Dimas Hermawan akan mendapatkan peluang besar untuk membuktikan diri di panggung utama.
Jika PSM berhasil memanfaatkan keunggulan dukungan kandang serta meningkatkan presisi finishing, peluang untuk memecah rentetan kekalahan kandang menjadi cukup besar. Namun, Persis Solo dengan lini serang yang tajam tidak akan mudah dikalahkan. Kedua tim diprediksi akan menghasilkan pertandingan yang intens, dengan kemungkinan gol terjadi pada paruh pertama.
Menutup artikel ini, penting untuk menyoroti implikasi hasil pertandingan bagi klasemen. Kemenangan PSM akan mengangkat mereka ke posisi lima besar, memperkecil jarak dengan tim-tim papan atas. Sebaliknya, kegagalan mencuri tiga poin dapat membuat tekanan semakin berat pada pelatih dan pemain senior menjelang sisa musim.
Dengan segala dinamika yang ada, Sabtu, 4 April 2026, menjanjikan aksi sepak bola yang menegangkan di Stadion Andi Mattalatta. Semua mata akan tertuju pada usaha PSM Makassar untuk mengakhiri masa paceklik, sementara Persis Solo berambisi memperpanjang rekor impresif mereka di luar kandang.