Prewedding El Rumi & Syifa Hadju Angkat Tradisi Gorontalo, Foto-foto Ini Bikin Heboh di Media Sosial

Prewedding El Rumi & Syifa Hadju Angkat Tradisi Gorontalo, Foto-foto Ini Bikin Heboh di Media Sosial
Prewedding El Rumi & Syifa Hadju Angkat Tradisi Gorontalo, Foto-foto Ini Bikin Heboh di Media Sosial

123Berita – 05 April 2026 | Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju kembali mencuri perhatian publik setelah mengunggah rangkaian foto prewedding yang menampilkan adat Gorontalo. Setelah sebelumnya menampilkan nuansa Jawa dalam sesi foto yang lalu, duo ini memilih mengangkat warisan budaya Sulawesi Utara sebagai latar utama, memicu gelombang reaksi positif dan diskusi tentang keberagaman tradisi Indonesia di kalangan netizen.

El Rumi, yang dikenal lewat perannya sebagai aktor dalam serial televisi, dan Syifa Hadju, aktris sekaligus model, mengumumkan rencana pernikahan mereka pada awal tahun ini. Sebagai bagian dari persiapan, pasangan ini mengadakan tiga sesi prewedding dengan tema yang berbeda-beda, masing-masing menonjolkan keunikan kebudayaan Indonesia. Sesi pertama menampilkan kostum adat Jawa lengkap dengan kebaya berpayet dan blangkon, sementara sesi kedua mengambil inspirasi modern dengan latar alam terbuka. Namun, yang paling menarik adalah sesi ketiga, yang mengusung tema adat Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Foto-foto prewedding Gorontalo menampilkan kedua mempelai mengenakan busana tradisional yang kaya akan simbolisme. Syifa memakai baju kebaya Gorontalo berwarna cerah yang dihiasi bordir emas, dipadukan dengan selendang kain tenun khas daerah tersebut. El Rumi, di sisi lain, mengenakan baju adat laki-laki Gorontalo yang dikenal sebagai “bajau” dengan detail songket dan ikat pinggang tradisional. Kedua pakaian tersebut tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat makna budaya, melambangkan rasa hormat pasangan ini terhadap keragaman budaya nusantara.

Berbagai elemen tradisional ditangkap secara detail dalam sesi foto. Berikut beberapa ciri khas yang menonjol:

  • Kain Tenun Gorontalo: Dikenal dengan motif geometris dan warna-warna alami, kain tenun menjadi salah satu bahan utama dalam pakaian Syifa.
  • Topeng dan Aksesori: Dalam beberapa frame, terlihat penggunaan topeng tradisional yang biasanya dipakai dalam upacara adat, menambah nuansa ritualistik pada foto.
  • Lokasi Alam: Sesi difoto di sebuah pantai berpasir putih dan hutan mangrove di daerah Gorontalo, menonjolkan keindahan alam yang menjadi latar budaya setempat.
  • Alat Musik Tradisional: Gendang dan seruling tradisional muncul sebagai properti, menekankan peran musik dalam upacara adat.

Reaksi pengguna media sosial mengalir deras setelah foto-foto tersebut diposting di akun Instagram resmi pasangan. Lebih dari 200 ribu like dan ribuan komentar muncul dalam hitungan jam pertama, menandakan betapa kuatnya daya tarik visual dan nilai budaya yang diusung. Banyak netizen memuji pilihan El Rumi dan Syifa untuk menonjolkan warisan daerah, sekaligus menyoroti pentingnya melestarikan tradisi melalui media modern.

Di samping pujian, muncul pula diskusi tentang representasi budaya. Beberapa pengguna menyoroti pentingnya melibatkan komunitas lokal dalam proses pengambilan gambar, memastikan bahwa penggunaan simbol-simbol adat tidak sekadar estetika semata. Sebagai respons, pasangan tersebut mengungkapkan bahwa mereka bekerja sama dengan perancang busana dan konsultan budaya Gorontalo, serta melibatkan seniman setempat dalam proses kreatif.

Fenomena prewedding bertema adat ini tidaklah baru di Indonesia, namun popularitasnya meningkat seiring dengan gerakan “local pride” yang digalakkan oleh pemerintah dan komunitas kreatif. El Rumi dan Syifa menjadi contoh nyata bagaimana selebritas dapat menjadi agen penyebaran kebudayaan, menginspirasi generasi muda untuk lebih menghargai akar tradisional sambil tetap mengapresiasi sentuhan modern.

Selain menambah eksposur budaya Gorontalo, foto-foto tersebut juga berpotensi meningkatkan pariwisata daerah. Pemandangan pantai dan hutan mangrove yang tampak dalam gambar menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari destinasi eksotis. Pemerintah daerah Gorontalo pun menyambut baik aksi pasangan ini, menilai bahwa kolaborasi antara dunia hiburan dan kebudayaan dapat memperkuat citra positif provinsi di mata nasional maupun internasional.

Tak dapat dipungkiri, tren prewedding dengan tema tradisional menambah warna baru dalam industri fotografi pernikahan. Para fotografer kini harus lebih memahami nilai-nilai budaya, menguasai teknik pencahayaan yang tepat, serta mampu menyeimbangkan estetika modern dengan keaslian tradisi. El Rumi dan Syifa, dengan dukungan tim profesional, berhasil menampilkan sinergi tersebut secara memukau.

Kesimpulannya, prewedding El Rumi dan Syifa Hadju dengan adat Gorontalo tidak hanya menjadi konten viral semata, melainkan juga menjadi simbol penghormatan terhadap keragaman budaya Indonesia. Melalui foto-foto yang kaya akan detail tradisional, pasangan ini berhasil mengedukasi publik sekaligus menginspirasi kreativitas di bidang pernikahan dan pariwisata. Diharapkan, momentum ini dapat mendorong lebih banyak kolaborasi antara dunia hiburan, komunitas budaya, dan sektor pariwisata demi pelestarian warisan budaya yang terus hidup dalam generasi selanjutnya.

Pos terkait