123Berita – 09 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah mengeluarkan pernyataan yang tegas terkait kebijakan pendidikan di Jakarta. Ia menegaskan bahwa sekolah swasta yang melanggar kebijakan pendidikan dan melakukan pungutan liar akan dicabut izinnya.
Program sekolah swasta gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas, tanpa harus membayar biaya yang mahal. Namun, beberapa sekolah swasta telah melakukan pungutan liar dan melanggar kebijakan ini.
Pramono Anung menekankan bahwa pemerintah provinsi akan melakukan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa semua sekolah swasta mematuhi kebijakan pendidikan yang telah ditetapkan. Ia juga menyerukan kepada masyarakat untuk melaporkan jika ada sekolah swasta yang melakukan pungutan liar atau melanggar kebijakan pendidikan.
Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pendidikan yang berkualitas.
Pramono Anung juga berharap bahwa keputusan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa. Ia percaya bahwa dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, dapat diciptakan suatu sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas.
Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk peningkatan infrastruktur sekolah, peningkatan kualitas guru, dan peningkatan akses pendidikan bagi semua siswa. Keputusan ini merupakan lanjutan dari upaya tersebut dan diharapkan dapat memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta.
Untuk mencapai tujuan ini, pemerintah provinsi akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sekolah swasta, organisasi masyarakat, dan masyarakat umum. Ia berharap bahwa dengan kerja sama yang erat, dapat diciptakan suatu sistem pendidikan yang lebih baik dan lebih adil bagi semua siswa.
Dalam kesimpulan, Pramono Anung menegaskan bahwa keputusan untuk mencabut izin sekolah swasta yang melanggar kebijakan pendidikan adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta. Ia berharap bahwa keputusan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dan dapat memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta.





