Persija Jakarta Raih Tiga Poin di SUGBK, Persebaya Tersungkur di Lanjutan Pekan 27 Super League 2025-2026

Persija Jakarta Raih Tiga Poin di SUGBK, Persebaya Tersungkur di Lanjutan Pekan 27 Super League 2025-2026
Persija Jakarta Raih Tiga Poin di SUGBK, Persebaya Tersungkur di Lanjutan Pekan 27 Super League 2025-2026

123Berita – 07 April 2026 | Jakarta, 6 April 2026 – Laga lanjutan pekan ke-27 kompetisi Super League 2025-2026 menyajikan pertarungan sengit antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dalam pertandingan yang berlangsung penuh tekanan, Persija berhasil mengamankan tiga poin penting, mengukuhkan posisi mereka di papan tengah klasemen, sementara Persebaya harus rela menelan kekalahan tipis.

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim menampilkan intensitas tinggi. Persija, yang bermain di kandang, memanfaatkan dukungan suporter yang menggelegar untuk menekan lawan sejak menit awal. Sementara Persebaya, yang dikenal dengan serangan cepatnya, berusaha mengontrol lini tengah melalui pergerakan pemain sayap yang lincah.

Bacaan Lainnya

Gol pembuka tercipta pada menit ke-23 lewat kerja sama apik antara pemain tengah Persija, Riko Simanjuntak, dan penyerang andalan, Marko Simic. Simanjuntak menyalurkan bola dengan umpan terobosan yang melewati dua bek Persebaya, kemudian Simic menaklukkan kiper lawan dengan tendangan voli ke sudut atas gawang. Gol tersebut memberi Persija keunggulan 1-0 dan memicu sorakan keras dari para pendukung.

Merespon tekanan, Persebaya mencoba menyeimbangkan permainan melalui serangan balik. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-38 ketika striker mereka, Ahmad Junaidi, berhasil menembus pertahanan Persija dan mengeksekusi tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut tidak hanya menambah semangat tim tamu, namun juga menegaskan bahwa laga ini masih terbuka lebar.

Setelah jeda istirahat, taktik pelatih Persija, Luis Dimas, berubah menjadi lebih agresif. Tim melakukan pergantian pemain, memperkenalkan pemain muda berbakat, Dimas Pratama, yang langsung memberikan energi baru di lini serang. Pada menit ke-57, Pratama menerima umpan silang dari sisi kanan, mengirimkan bola ke dalam kotak penalti, dan menemukan Simic yang kembali mengonversi peluang menjadi gol kedua Persija. Skor kini menjadi 2-1 untuk tuan rumah.

Persebaya tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke-70, mereka kembali memperkecil ketertinggalan lewat aksi kombinasi dua pemain sayap, yakni Rizky Pratama dan Arif Maulana, yang berhasil menembus pertahanan Persija dan menghasilkan tembakan keras ke sudut kanan atas gawang. Gol tersebut mengembalikan keunggulan 2-2, memaksa kedua tim kembali berjuang keras untuk meraih kemenangan.

Namun, keunggulan Persija kembali terwujud pada menit ke-82. Sebuah serangan balik cepat yang dimulai dari lini pertahanan menghasilkan umpan terobosan kepada Simanjuntak, yang dengan kecepatan menembus lini tengah melakukan dribel melawan dua pemain Persebaya, lalu mengirimkan umpan matang ke Simic. Penyerang asal Serbia itu mengeksekusi tendangan akhir yang tak dapat dijangkau kiper lawan, menambah keunggulan menjadi 3-2.

Setelah gol ketiga tersebut, Persija berusaha mengendalikan tempo pertandingan, sementara Persebaya berusaha mencari celah di lini pertahanan lawan. Kedua tim menciptakan peluang, namun pertahanan Persija tampil solid, memotong setiap serangan balasan. Pada menit ke-90+2, wasit meniup peluit akhir dan mengumumkan kemenangan Persija Jakarta dengan skor 3-2.

Berikut rangkuman statistik penting pertandingan:

  • Penguasaan bola: Persija 55% – Persebaya 45%
  • Tembakan ke arah gawang: Persija 9 – Persebaya 7
  • Shoots on target: Persija 5 – Persebaya 4
  • Kartu kuning: Persija 3, Persebaya 2
  • Gol: Persija (Simic 23′, 57′, 82′; Simanjuntak 23′, 57′); Persebaya (Junaidi 38′, Rizky/Arif 70′)

Kemenangan ini menambah tiga poin bagi Persija di klasemen sementara, mengangkat mereka ke posisi ke-7 dengan total 35 poin. Sementara Persebaya tetap berada di zona menengah, mengumpulkan 31 poin dan menempati peringkat ke-10.

Para pelatih kedua tim memberikan komentar pasca pertandingan. Pelatih Persija, Luis Dimas, memuji semangat juang timnya serta kemampuan pemain muda untuk mengubah dinamika permainan. “Kami bermain dengan mental baja di depan dukungan suporter. Setiap pemain memberikan yang terbaik, terutama Simic yang menunjukkan kelas internasional,” ujar Dimas. Di sisi lain, pelatih Persebaya, Slamet Riyadi, menilai bahwa timnya sudah menunjukkan perlawanan yang baik, namun kurang konsistensi dalam menjaga keunggulan. “Kami harus memperbaiki detail pertahanan, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat,” katanya.

Ke depan, Persija akan melanjutkan perjuangannya di pekan berikutnya melawan PSM Makassar, sementara Persebaya akan berhadapan dengan Arema FC. Kedua tim diharapkan terus menunjukkan performa terbaiknya demi persaingan sengit di puncak klasemen Super League.

Dengan hasil ini, Persija Jakarta mempertegas tekadnya untuk kembali menembus zona aman, sementara Persebaya Surabaya harus segera bangkit untuk mengejar ketinggalan dan menghindari zona degradasi. Pertandingan ini menjadi contoh betapa kompetisi liga Indonesia kini semakin kompetitif, menampilkan kualitas permainan yang tinggi dan semangat juang yang menggelora di antara klub-klub besar.

Pos terkait