123Berita – 07 April 2026 | Setiap Muslim yang menunaikan shalat wajib mengakhiri ibadah dengan tahiyat akhir, rangkaian doa yang menjadi penutup rakaat terakhir. Praktik ini bukan sekadar tradisi, melainkan bagian integral dari tata cara shalat yang telah diteladani oleh Nabi Muhammad SAW. Bagi umat Islam yang ingin memastikan pelaksanaan doa tahiyat akhir secara tepat, berikut panduan lengkap dalam bahasa Arab, transliterasi Latin, serta terjemahan bahasa Indonesia.
Doa tahiyat akhir terbagi menjadi dua bagian utama: tahiyat pertama yang berisi salam kepada Nabi dan para sahabat, serta tahiyat kedua yang berisi permohonan ampunan dan rahmat Allah. Kedua bagian ini diakhiri dengan salam ke kanan dan ke kiri, menandakan selesainya ibadah shalat.
Berikut teks lengkap doa tahiyat akhir beserta penjelasannya:
- Arab: التحيات لله والصلوات والطیبات، السلام علیک أيها النبی ورحمة الله وبرکاته، السلام علینا وعلی عباد الله الصالحین.
- Latin: At‑tahiyyātu lillāhi waṣ‑ṣalawāti waṭ‑ṭayyibāti, as‑salamu ‘alayka ayyuhā an‑nabiyyu wa raḥmatu llāhi wa barakātuhu, as‑salam ‘alaynā wa ‘alā ‘ibād‑i llāhi ṣ‑ṣāliḥīn.
- Terjemahan: Segala salam, sholat, dan kebajikan hanyalah milik Allah. Salam semoga tercurah kepada engkau, wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Semoga salam tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh.
Setelah mengucapkan tahiyat pertama, bacaan berikutnya merupakan permohonan kepada Allah:
- Arab: اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد.
- Latin: Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammad wa ‘alā āli Muḥammad, kamā ṣallayta ‘alā Ibrāhīm wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd.
- Terjemahan: Ya Allah, curahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah mencurahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji, Maha Mulia.
Berikutnya, doa memohon ampunan dan petunjuk:
- Arab: ربنا آتنا في الدنيا حسنةً وفي الآخرة حسنةً وقنا عذاب النار.
- Latin: Rabbanā ātnā fī addunyā ḥusanatan wa fī al‑ākhirati ḥusanatan wa qinā ‘adhāba annār.
- Terjemahan: Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.
Doa tahiyat akhir diakhiri dengan salam ke kanan dan kiri, menandai selesainya shalat:
- Arab (kanan): السلام عليكم ورحمة الله.
- Latin: As‑salam ‘alaykum wa raḥmatu llāhi.
- Terjemahan: Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai kalian.
- Arab (kiri): السلام عليكم ورحمة الله.
- Latin: As‑salam ‘alaykum wa raḥmatu llāhi.
- Terjemahan: Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai kalian.
Penekanan pada bacaan Arab, latin, dan arti memudahkan umat untuk memahami makna serta melafalkannya dengan benar. Praktik tahiyat akhir yang tepat tidak hanya menegaskan keimanan, tetapi juga menumbuhkan rasa kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta serta Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah ulama menekankan pentingnya melaksanakan tahiyat akhir secara khusyuk, dengan hati yang bersih dan niat yang tulus. Penggunaan transliterasi Latin membantu mereka yang belum fasih membaca huruf Arab, sementara terjemahan bahasa Indonesia memberikan konteks makna yang mendalam.
Selain itu, tahiyat akhir menjadi momen refleksi diri setelah rangkaian gerakan shalat. Dengan mengingat Allah, memohon ampun, dan mengirimkan salam kepada Nabi, seorang muslim menutup ibadah dengan rasa syukur serta harapan akan keberkahan di dunia dan akhirat.
Kesimpulannya, memahami dan menghafal doa tahiyat akhir lengkap dengan salam merupakan bagian penting dalam praktik shalat yang sesuai sunnah. Dengan menguasai teks Arab, latin, dan terjemahannya, setiap Muslim dapat melaksanakan shalat secara sempurna, menguatkan ikatan spiritual, serta memastikan bahwa setiap rakaat ditutup dengan doa yang penuh makna.