Muhammad Riyandi Optimis Bantu Persis Solo Kalahkan PSM Makassar Hindari Zona Degradasi

Muhammad Riyandi Optimis Bantu Persis Solo Kalahkan PSM Makassar Hindari Zona Degradasi
Muhammad Riyandi Optimis Bantu Persis Solo Kalahkan PSM Makassar Hindari Zona Degradasi

123Berita – 04 April 2026 | PARAPARE – Penjaga gawang Persis Solo, Muhammad Riyandi, menegaskan kesiapan dirinya dan rekan-rekan untuk menghadapi laga pekan ke-26 Liga Super Indonesia 2025/2026 melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu, 4 April. Riyandi mengaku tidak menganggap pertandingan ini mudah, namun tekadnya kuat untuk memberikan kontribusi maksimal demi mengamankan tiga poin penting.

“Laga melawan PSM memang menantang, tetapi kami telah melakukan persiapan matang. Kami berharap dapat mengeksekusi instruksi pelatih dengan baik dan membawa pulang kemenangan,” ujar Riyandi dalam konferensi pers singkat sebelum pertandingan. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Persis Solo sedang berada pada fase penting dalam perjuangannya untuk keluar dari zona degradasi.

Bacaan Lainnya

Statistik terbaru menunjukkan bahwa Persis Solo sedang berupaya bangkit dari kemerosotan yang cukup lama. Dalam enam pertandingan terakhir, tim asuhan Laskar Sambernyawa mencatat dua kemenangan dan empat kali imbang. Kedua kemenangan itu terjadi dalam tiga laga terakhir, yaitu kemenangan 2-1 atas Persik Kediri dan kemenangan gemilang 3-0 melawan Bali United FC di kandang Stadion Manahan Solo.

Peran Riyandi di bawah mistar gawang menjadi faktor krusial dalam kebangkitan tim. Dengan postur 186 cm, sang kiper telah tampil dalam 17 pertandingan, menorehkan total 1.441 menit bermain. Selama periode tersebut, ia berhasil mencatat empat clean sheet dan hanya mengizinkan 31 gol kebobolan, angka yang cukup kompetitif mengingat kondisi Persis yang selama ini berjuang di papan bawah klasemen.

Saat ini, Persis Solo berada di peringkat ke-15 klasemen sementara, tepat satu posisi di atas zona merah. Poin yang berhasil diraih mencapai 20, menyamai Madura United FC (peringkat ke-16) dan Semen Padang FC (peringkat ke-17). Jarak poin yang tipis ini menuntut Persis untuk terus menambah koleksi poin agar tidak terjerumus kembali ke zona degradasi. Di bawahnya, PSBS Biak menempati posisi paling bawah dengan 18 poin, menambah tekanan pada tim Laskar Sambernyawa untuk tidak lengah.

Keberhasilan Persis dalam beberapa laga terakhir tidak lepas dari strategi pelatih yang menekankan disiplin defensif serta serangan cepat. Riyandi menyadari pentingnya koordinasi antara lini belakang dan lini tengah dalam menahan serangan PSM Makassar, tim yang dikenal memiliki lini depan agresif. “Kami harus tetap terorganisir, terutama dalam menghalau serangan cepat mereka. Penjagaan area penalti dan komunikasi antar pemain menjadi kunci,” jelas Riyandi.

  • Jumlah Penampilan Riyandi: 17 laga
  • Menit Bermain: 1.441 menit
  • Clean Sheet: 4 kali
  • Gol Kebobolan: 31 gol

Selain fokus pada pertahanan, Persis Solo juga mengandalkan kreativitas pemain sayap dan gelandang untuk menciptakan peluang. Dalam tiga laga terakhir, gol-gol penting datang dari serangan balik yang dimotori oleh umpan-umpan terobosan. Jika strategi ini terus dijalankan, peluang Persis untuk mengamankan tiga poin melawan PSM menjadi lebih realistis.

Persaingan di zona tengah klasemen semakin ketat. Setiap poin yang diperoleh tidak hanya meningkatkan posisi Persis, tetapi juga menurunkan peluang lawan langsung seperti Madura United dan Semen Padang untuk mendekat ke zona merah. Oleh karena itu, pertandingan melawan PSM menjadi ujian penting bagi tim Laskar Sambernyawa.

Dalam suasana menegangkan di Parepare, dukungan suporter lokal juga diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi tim tamu. Meskipun berada di luar kota, Persis Solo berharap dapat mencuri kemenangan di markas PSM, sebuah prestasi yang akan memperkuat moral tim menjelang sisa musim.

Secara keseluruhan, pertandingan pekan ke-26 ini bukan sekadar laga rutin. Ini merupakan titik balik yang dapat menentukan nasib Persis Solo di sisa musim Liga Super Indonesia 2025/2026. Dengan tekad kuat Riyandi, persiapan matang tim, serta dukungan suporter, harapan besar menumpuk pada kemampuan Laskar Sambernyawa untuk menyingkirkan zona degradasi dan melanjutkan tren positif yang telah mulai tampak dalam beberapa pertandingan terakhir.

Pos terkait