123Berita – 04 Juni 2026 | Saat ini, rupiah sedang mengalami penurunan nilai yang cukup signifikan. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapannya untuk memperkuat koordinasi di bawah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menghadapi kondisi ini.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperkuat nilai rupiah dan menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara lembaga-lembaga keuangan dan pemerintah untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
KSSK, yang dipimpin oleh Menkeu, berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Komite ini terdiri dari beberapa lembaga keuangan, termasuk Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa juga menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau kondisi ekonomi global dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan dan stakeholders lainnya untuk menghadapi tantangan ekonomi global.
Dalam beberapa bulan terakhir, rupiah telah mengalami penurunan nilai yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perubahan kebijakan moneter di negara-negara maju dan ketidakstabilan ekonomi global.
Namun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yakin bahwa dengan koordinasi yang baik dan tindakan yang tepat, pemerintah dapat memperkuat nilai rupiah dan menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia.
Oleh karena itu, pemerintah akan terus memantau kondisi ekonomi global dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan bahwa rupiah dapat kembali stabil dan ekonomi Indonesia dapat terus tumbuh dengan baik.





