Mandalika Siapkan Duel Kecepatan Tinggi dan Pesta Budaya Global di GT World Challenge Asia 2026

Mandalika Siapkan Duel Kecepatan Tinggi dan Pesta Budaya Global di GT World Challenge Asia 2026
Mandalika Siapkan Duel Kecepatan Tinggi dan Pesta Budaya Global di GT World Challenge Asia 2026

123Berita – 08 April 2026 | Mandalika kembali menjadi panggung utama balap mobil internasional ketika GT World Challenge Asia 2026 dijadwalkan berlangsung di sirkuit ikonik Lombok. Acara bergengsi ini tidak hanya menampilkan kompetisi kecepatan kelas dunia, tetapi juga menggabungkan elemen budaya yang menonjolkan keunikan Indonesia kepada penonton global.

GT World Challenge Asia, yang dikelola oleh SRO Motorsports Group, mengundang tim‑tim top dari Jepang, Korea, China, Thailand, dan Australia untuk bertarung di lintasan 4,3 kilometer yang menguji batas mesin sekaligus kemampuan pembalap. Pada edisi kali ini, penyelenggara menambahkan segmen hiburan budaya yang meliputi pertunjukan seni tradisional, pameran kuliner lokal, serta instalasi seni rupa yang menampilkan keragaman warisan Indonesia. Kombinasi ini diharapkan dapat menarik wisatawan motorsport sekaligus memperkenalkan budaya Nusantara kepada khalayak internasional.

Bacaan Lainnya

Direktur Mandalika Resort Development Authority (MRDA), Budi Santoso, menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan GT World Challenge Asia di Mandalika adalah menciptakan sinergi antara olahraga ekstrim dan promosi destinasi wisata. “Kami ingin Mandalika tidak hanya dikenal sebagai sirkuit berstandar F1, tetapi juga sebagai gerbang budaya yang memukau. Setiap putaran mobil akan diiringi oleh cerita‑cerita lokal yang dapat dirasakan oleh penonton di tribun maupun pemirsa televisi,” ujarnya dalam konferensi pers pekan lalu.

Berbagai inovasi telah dipersiapkan untuk menambah nilai hiburan. Di area pit lane, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional Sasak yang dipadukan dengan lampu LED dinamis, menciptakan visual yang memukau. Di zona hospitality, chef‑chef ternama akan menyajikan menu khas Lombok, seperti ayam taliwang dan plecing kangkung, yang diolah dengan sentuhan modern. Selain itu, pameran mobil klasik dan konsep kendaraan listrik buatan Indonesia akan ditempatkan di area pavilon, menyoroti komitmen negara dalam transisi energi bersih.

  • Kecepatan: Mobil GT3 melaju hingga 300 km/jam di trek berliku.
  • Budaya: Pertunjukan seni tradisional, kuliner, dan instalasi seni visual.
  • Inovasi: Pameran mobil listrik dan konsep ramah lingkungan.
  • Pariwisata: Paket wisata Mandalika meliputi pantai, hotel bintang lima, dan aktivitas outdoor.

Para tim yang berpartisipasi, seperti Audi Sport Team Korea, Honda Racing Team Thailand, dan Nissan GT Academy Japan, telah mengirim perwakilan teknis untuk menyesuaikan setelan mobil dengan kondisi tropis Mandalika. Lembab tinggi dan suhu rata‑rata 30 derajat Celsius menjadi tantangan tersendiri, memaksa tim mengoptimalkan aerodinamika serta pendinginan mesin. Pembalap veteran, seperti Jeroen Bleekemolen (Belanda) dan Naoki Yamamoto (Jepang), menilai bahwa trek Mandalika menawarkan kombinasi kecepatan lurus dan tikungan tajam yang menuntut konsentrasi penuh.

Penggemar dapat membeli tiket secara online dengan pilihan paket standar, premium, serta VIP yang mencakup akses ke lounge eksklusif dan meet‑and‑greet dengan pembalap. Penjualan tiket diproyeksikan akan mencapai lebih dari 50.000 penonton, mengingat popularitas event sebelumnya yang berhasil menarik ribuan wisatawan domestik dan mancanegara. Pemerintah daerah Lombok juga menyiapkan layanan transportasi tambahan, termasuk shuttle bus dari Bandara Internasional Lombok ke sirkuit, serta peningkatan fasilitas medis dan keamanan.

Secara ekonomi, kehadiran GT World Challenge Asia diperkirakan menyumbang miliaran rupiah bagi perekonomian lokal melalui sektor perhotelan, restoran, dan layanan transportasi. Dampak jangka panjangnya diharapkan dapat memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi motorsport sekaligus tujuan wisata budaya, sejalan dengan visi Indonesia menjadi tuan rumah acara internasional kelas dunia.

Dengan menggabungkan duel kecepatan tinggi dan pertunjukan budaya global, Mandalika menegaskan komitmennya untuk menjadi arena yang tidak hanya menguji kemampuan teknis pembalap, tetapi juga memperkaya pengalaman penonton melalui warisan budaya Indonesia.

Pos terkait