123Berita – 05 April 2026 | Irjen Sandi Nugroho, Kapolda Sumatera Selatan, melakukan inspeksi lapangan secara langsung pada rangkaian ibadah Paskah 2026 yang dilaksanakan di Gereja Santo Yoseph, Palembang. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh protokol keamanan terpenuhi sehingga umat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang, tanpa gangguan atau potensi bahaya.
Paskah merupakan salah satu perayaan keagamaan terbesar bagi umat Kristiani, biasanya menarik ribuan jamaah yang datang untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Di Sumatera Selatan, tradisi keagamaan ini selalu menjadi sorotan karena melibatkan kerumunan besar di lokasi-lokasi strategis. Oleh karena itu, aparat kepolisian setempat menyiapkan rangkaian langkah preventif, mulai dari penempatan personel hingga koordinasi lintas sektoral.
Dalam sambutannya, Irjen Sandi Nugroho menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pihak gereja, dan masyarakat. Ia menyatakan, “Kami berkomitmen menjamin keamanan dan ketertiban selama perayaan Paskah. Keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari petugas keamanan hingga relawan gereja, menjadi kunci utama keberhasilan menjaga suasana ibadah yang damai.” Ia juga menambahkan bahwa aparat akan terus memantau perkembangan situasi hingga selesai acara, siap menindak cepat apabila terjadi potensi kerusuhan atau ancaman keamanan.
Pihak Gereja Santo Yoseph, yang dipimpin oleh Pastor Yohanes Kristanto, menyambut baik kehadiran Kapolda beserta timnya. Pastor Kristanto menyampaikan, “Kehadiran Kapolda memberikan rasa aman bagi umat kami. Kami juga telah menyiapkan prosedur darurat, termasuk jalur evakuasi dan titik kumpul darurat, selaras dengan arahan kepolisian. Semoga perayaan ini dapat berlangsung khidmat dan penuh damai.” Jemaat yang hadir menegaskan rasa syukur atas upaya keamanan yang terkoordinasi, mengingat beberapa peristiwa keamanan di masa lalu yang sempat menimbulkan keresahan.
Langkah-langkah pengamanan ini tidak lepas dari pengalaman aparat dalam menanggulangi peristiwa keagamaan sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, beberapa kota di Indonesia mengalami insiden kerusuhan minor saat perayaan keagamaan besar, memicu perlunya standar operasional prosedur yang lebih ketat. Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pelajaran dari peristiwa tersebut telah diintegrasikan ke dalam rencana keamanan Paskah kali ini, termasuk penggunaan teknologi pemetaan massa dan komunikasi cepat antar unit.
Secara keseluruhan, inspeksi yang dilakukan Kapolda Sumsel menunjukkan sinergi antara lembaga penegak hukum dan institusi keagamaan dalam menciptakan lingkungan ibadah yang terjamin. Dengan adanya pengamanan yang matang, diharapkan umat dapat melaksanakan ibadah Paskah 2026 dengan penuh khidmat, tanpa rasa takut atau gangguan. Keberhasilan acara ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Daerah Sumatera Selatan dalam melindungi kebebasan beragama serta menjaga ketertiban umum.