Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho Gelar Evaluasi Kompetensi SDM, Tekankan Kepatuhan Prosedur dalam Penugasan

Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho Gelar Evaluasi Kompetensi SDM, Tekankan Kepatuhan Prosedur dalam Penugasan
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho Gelar Evaluasi Kompetensi SDM, Tekankan Kepatuhan Prosedur dalam Penugasan

123Berita – 06 April 2026 | Irjen Pol Sandi Nugroho, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, memimpin serangkaian evaluasi kompetensi terhadap sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Polri Sumsel. Kegiatan yang dilaksanakan pada minggu ini bertujuan mengukur kesiapan personel dalam menjalankan tugas operasional serta menegaskan pentingnya kepatuhan pada prosedur standar yang telah ditetapkan.

Evaluasi tersebut melibatkan seluruh jajaran struktural dan fungsional, mulai dari tingkat kepangkatan menengah hingga pejabat tinggi. Setiap peserta diwajibkan mengikuti serangkaian tes tertulis, simulasi lapangan, serta penilaian psikologis yang dirancang untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang memerlukan peningkatan. Proses ini dipantau oleh tim khusus yang dibentuk oleh Kapolda, yang terdiri dari ahli kepolisian, psikolog, serta konsultan manajemen sumber daya manusia.

Bacaan Lainnya

“Tujuan utama kami adalah memastikan bahwa setiap anggota kepolisian tidak hanya memahami tugasnya, tetapi juga mampu melaksanakannya sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap Kapolda Sumsel dalam sambutan pembukaan. Ia menekankan bahwa disiplin prosedural merupakan fondasi utama dalam menjaga profesionalitas kepolisian serta kepercayaan masyarakat.

Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam evaluasi kompetensi:

  • Pengetahuan Hukum dan Prosedur Operasional: Menguji pemahaman anggota terhadap peraturan perundang‑undangan, SOP, dan protokol penanganan kasus.
  • Keterampilan Taktis dan Teknis: Simulasi penanganan situasi kritis, termasuk operasi pengamanan, penanganan kerusuhan, dan penyidikan.
  • Kompetensi Kepemimpinan: Penilaian kemampuan memimpin tim, pengambilan keputusan, dan manajemen sumber daya.
  • Kesehatan Mental dan Kebugaran: Evaluasi kondisi psikologis serta kebugaran fisik untuk memastikan kesiapan operasional.

Hasil sementara menunjukkan bahwa mayoritas peserta memenuhi standar minimal yang ditetapkan, namun terdapat sejumlah unit yang masih memerlukan pembinaan intensif. Kapolda Sandi Nugroho menegaskan bahwa temuan ini akan dijadikan dasar penyusunan program peningkatan kompetensi yang terstruktur, meliputi pelatihan lanjutan, mentoring, serta rotasi tugas untuk memperkaya pengalaman lapangan.

Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam proses evaluasi. Penggunaan sistem manajemen kompetensi digital memungkinkan pencatatan data secara real‑time, memudahkan analisis tren, serta mempercepat penyusunan rencana pengembangan individu. “Dengan dukungan teknologi, kami dapat memantau perkembangan setiap anggota secara akurat dan responsif,” tambahnya.

Dalam rangka menegakkan prinsip transparansi, Kapolda Sumsel juga menyampaikan bahwa hasil evaluasi akan dipublikasikan secara periodik kepada publik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas kepolisian dan memperkuat hubungan sinergis antara institusi dengan masyarakat.

Evaluasi kompetensi SDM ini merupakan bagian dari program reformasi internal yang lebih luas, yang meliputi upaya peningkatan profesionalisme, pemberdayaan kepemimpinan, serta penegakan etika kerja. Kapolda berharap melalui serangkaian inisiatif tersebut, Polri Sumsel dapat berkontribusi secara maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus menumbuhkan rasa aman bagi warga.

Secara keseluruhan, kegiatan evaluasi yang dipimpin oleh Kapolda Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan komitmen kepolisian Sumatera Selatan dalam menyiapkan personel yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan keamanan masa depan. Dengan menekankan prosedur yang tepat, diharapkan setiap anggota dapat melaksanakan tugasnya secara efektif, meningkatkan kepercayaan publik, dan mewujudkan pelayanan kepolisian yang prima.

Pos terkait