123Berita – 02 Mei 2026 | Petenis putri terkemuka Indonesia, Janice Tjen, kembali menjadi sorotan dunia setelah menorehkan prestasi mengejutkan di turnamen Madrid Open. Keberhasilan itu tidak hanya menambah poin peringkat internasionalnya, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri yang tinggi menjelang kompetisi selanjutnya, yakni Italia Open yang akan digelar pada minggu depan.
Di Madrid, Janice berhasil mengalahkan beberapa lawan berperingkat tinggi dalam tiga set yang menegangkan. Penampilannya yang konsisten, kombinasi pukulan forehand yang kuat dan backhand yang stabil, membuat banyak pengamat tenis menilai bahwa ia telah menunjukkan potensi untuk bersaing di level tertinggi. Meskipun belum pernah menembus babak final pada turnamen WTA sebelumnya, kejutan ini menandai titik balik dalam kariernya.
Momen Kejutan di Madrid
Turnamen Madrid Open selalu menjadi ajang yang menantang karena permukaan tanah liat yang menuntut ketahanan fisik dan taktik permainan yang cermat. Janice, yang terbiasa berlatih di permukaan keras, berhasil beradaptasi dengan cepat. Ia menampilkan taktik agresif pada servis dan memanfaatkan peluang pendek di baseline lawan. Dalam pertandingan melawan pemain berperingkat 30 dunia, Janice berhasil membalikkan defisit dua set menjadi kemenangan tiga set yang dramatis, memukau penonton dan media internasional.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan intensif bersama pelatih utama tim nasional, yang menekankan peningkatan stamina serta kerja kaki pada permukaan tanah liat. Selain itu, Janice juga melakukan analisis video lawan-lawan potensial, sehingga dapat menyesuaikan strategi bermain secara real time. Hasilnya, ia mampu mengendalikan ritme pertandingan dan menekan lawan hingga titik kritis.
Persiapan Menuju Italia Open
Setelah keberhasilan di Madrid, fokus Janice kini beralih ke Italia Open, turnamen yang dijadwalkan di Roma pada akhir bulan ini. Italia Open memiliki reputasi sebagai ajang yang menuntut kecepatan berpindah posisi dan kemampuan mengatur tempo permainan pada permukaan keras. Janice telah menjalani fase aklimatisasi sejak kembali ke kamp latihan di Jakarta, termasuk sesi latihan khusus pada permukaan keras dan simulasi pertandingan melawan pemain lokal berperingkat tinggi.
Tim pendukung Janice, yang terdiri dari pelatih fisik, ahli gizi, serta psikolog olahraga, menyiapkan program intensif selama dua minggu ke depan. Program tersebut mencakup latihan interval, kerja kaki lateral, serta sesi mental untuk meningkatkan konsentrasi pada momen-momen krusial. Janice juga mengoptimalkan pola makan dengan meningkatkan asupan protein dan karbohidrat kompleks guna mempercepat pemulihan otot setelah latihan keras.
Selain persiapan fisik, Janice menekankan pentingnya analisis taktik lawan di Italia. Ia dan tim telah mengumpulkan data pertandingan para petenis unggulan yang diprediksi akan menjadi pesaing utama, seperti pemain asal Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat. Dengan menelaah pola servis, kecenderungan rally, serta preferensi sisi lapangan, Janice berharap dapat mengantisipasi strategi lawan dan menyesuaikan taktiknya secara dinamis.
Harapan dan Target
Target utama Janice di Italia Open adalah menembus babak semifinal, sebuah pencapaian yang belum pernah ia raih di ajang WTA sebelumnya. Pencapaian tersebut tidak hanya akan menambah poin peringkat secara signifikan, tetapi juga meningkatkan peluangnya untuk masuk dalam jajaran pemain utama di Grand Slam mendatang. Janice juga berambisi membawa nama Indonesia lebih menonjol di kancah tenis internasional, menginspirasi generasi muda untuk mengejar prestasi serupa.
Para analis menilai bahwa jika Janice dapat mempertahankan konsistensi servis, meningkatkan efektivitas pukulan pendek, serta menjaga mental tetap stabil di set kritis, peluangnya untuk melaju jauh di Italia Open sangat besar. “Kami melihat Janice memiliki mental juara, terutama setelah pengalaman di Madrid. Jika ia dapat menyalin pola bermain itu di Italia, hasilnya bisa sangat mengesankan,” ujar salah satu komentator tenis senior.
Dengan dukungan penuh dari Persatuan Tenis Indonesia dan sponsor yang terus meningkatkan fasilitas, Janice Tjen berada pada posisi yang tepat untuk menorehkan sejarah baru. Penampilan gemilangnya di Italia Open diharapkan menjadi langkah lanjutan dari kejutan di Madrid, serta menegaskan bahwa tenis putri Indonesia kini berada di jalur yang semakin kompetitif di arena internasional.
Terlepas dari tantangan yang ada, Janice tetap optimis. “Saya belajar banyak dari Madrid, dan itu memberi saya kepercayaan bahwa saya bisa bersaing dengan pemain terbaik. Italia Open akan menjadi kesempatan lagi untuk menunjukkan perkembangan saya,” ujar Janice dalam konferensi pers terakhir sebelum berangkat ke Roma.
