123Berita – 07 April 2026 | Timnas Futsal Indonesia akan menapaki babak penyisihan Grup B pada Piala AFF Futsal 2026 dengan tiga pertemuan penting yang menuntut kesiapan maksimal. Turnamen yang digelar di wilayah Asia Tenggara ini menjadi ajang penting bagi skuad Aji Santoso untuk mengukir prestasi dan kembali menancapkan bendera Merah Putih di puncak kejayaan futsal regional.
Grup B terdiri dari empat tim kuat, yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Dua di antara mereka – Thailand dan Vietnam – dikenal sebagai raksasa futsal Asia Tenggara dengan sejarah panjang menguasai panggung AFF. Menghadapi lawan sekian berat, tim asuhan pelatih kepala Rudi Setiawan harus menyiapkan strategi taktis yang matang serta memanfaatkan keunggulan fisik dan teknis para pemain inti.
Berikut jadwal resmi Timnas Futsal Indonesia pada fase grup:
| Hari/Tanggal | Waktu (WIB) | Lawan | Venue |
|---|---|---|---|
| Jumat, 2 Januari 2026 | 18.00 | Thailand | Indoor Stadium, Phnom Penh |
| Senin, 5 Januari 2026 | 20.30 | Vietnam | Indoor Stadium, Phnom Penh |
| Kamis, 8 Januari 2026 | 19.15 | Malaysia | Indoor Stadium, Phnom Penh |
Pertandingan pertama melawan Thailand menjadi uji coba nyata bagi formasi serangan cepat yang telah dipersiapkan selama fase persiapan. Thailand, pemegang gelar AFF Futsal sebanyak lima kali, menampilkan pemain berpengalaman seperti Kritsada Wongkaew dan Nattapong Srisuk yang dikenal mampu mengontrol tempo permainan. Untuk menahan serangan ganda Thailand, Rudi Setiawan berencana menurunkan formasi 3-2-1 dengan tiga bek yang solid, dua gelandang bertugas menyeimbangkan pertahanan dan transisi, serta satu penyerang utama, Andri Saputra, yang diharapkan dapat memanfaatkan celah di lini belakang lawan.
Jika Indonesia berhasil mencuri poin dari laga perdana, tekanan akan kembali meningkat pada pertemuan melawan Vietnam pada hari Senin. Tim Merah Putih harus menyiapkan taktik khusus mengingat Vietnam menonjol dalam permainan kombinasi pendek dan pressing tinggi. Pelatih mengindikasikan penggunaan pemain sayap yang lincah, seperti Rizky Pratama, untuk membuka ruang di sisi lapangan, sambil mengandalkan kekuatan fisik lini tengah yang dipimpin oleh veteran Fajar Hidayat.
Laga ketiga melawan Malaysia dianggap sebagai kesempatan penting untuk memperbaiki posisi klasemen. Meskipun Malaysia tidak sekuat Thailand atau Vietnam, mereka tetap memiliki kecepatan serangan yang mengancam. Tim Indonesia diharapkan menutup fase grup dengan total poin yang cukup untuk melaju ke babak selanjutnya, mengingat hanya dua tim teratas yang berhak melaju.
Selain faktor teknis, kesiapan mental juga menjadi sorotan. Timnas Futsal Indonesia baru saja menyelesaikan rangkaian latihan intensif selama empat minggu, termasuk pertandingan persahabatan melawan klub-klub lokal dan sesi video analysis yang mendalam. Pemain senior seperti Dimas Prasetyo dan Iwan Setiawan menekankan pentingnya kebersamaan dan disiplin dalam menjalani turnamen yang berlangsung dalam rentang waktu singkat.
Penggemar futsal Indonesia juga dipersiapkan untuk mendukung tim kebangsaan melalui platform digital. Tim resmi menyiapkan konten eksklusif di media sosial, termasuk highlight latihan, wawancara eksklusif, serta update real-time setiap pertandingan. Diharapkan antusiasme publik dapat menjadi motivasi tambahan bagi pemain di lapangan.
Secara keseluruhan, agenda tiga laga di Grup B menuntut Timnas Futsal Indonesia untuk menunjukkan konsistensi, ketangguhan, dan kreativitas dalam setiap menit permainan. Dengan persiapan matang dan dukungan luas, harapan besar menanti para pemain untuk menorehkan kemenangan beruntun, mengatasi dua lawan berat, serta melaju ke babak selanjutnya dengan keyakinan penuh.
Jika hasil akhir fase grup berhasil memuaskan, langkah selanjutnya bagi Timnas Futsal Indonesia akan mengarah pada perempat final, di mana mereka akan bersaing melawan tim-tim terbaik dari grup lain. Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kualitas pemain, tetapi juga menjadi cerminan perkembangan futsal Indonesia di kancah internasional.