123Berita – 09 April 2026 | Pasangan ganda putra Indonesia, Faathir Aulia dan Devin Darmawan, bersama rekan mereka Fajar Hidayat dan Fikri Aulia, menorehkan prestasi gemilang dengan lolos ke babak perempat final Badminton Asia Championships 2026. Kedua duet berhasil menembus delapan besar setelah menampilkan permainan konsisten dan taktik yang matang melawan lawan-lawan kuat di turnamen bergengsi tersebut.
Di babak 16 besar, Faathir/Devin bertemu pasangan asal Korea Selatan yang dikenal dengan serangan cepat di net. Mengandalkan kecepatan footwork dan variasi smash, duo Indonesia berhasil menahan tekanan lawan dan menutup pertandingan dengan skor 21-18, 21-17. Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting bagi peringkat dunia mereka, tetapi juga mengukir momentum positif menjelang perempat final.
Sementara itu, Fajar/Fikri menghadapi pasangan dari Malaysia yang memiliki reputasi kuat dalam permainan bertahan. Dengan strategi pertahanan solid dan serangan balik yang tajam, pasangan Indonesia mampu memaksa lawan melakukan kesalahan di momen-momen krusial. Akhirnya, mereka menutup pertandingan dengan skor 19-21, 21-14, 21-12, menunjukkan kemampuan mental yang tinggi dalam mengatasi defisit set pertama.
Keberhasilan kedua pasangan ini menandai pencapaian penting bagi bulu tangkis Indonesia di kancah Asia. Sejak awal turnamen, ekspektasi publik tinggi mengingat performa gemilang para pemain muda dalam kompetisi internasional sebelumnya. Keberhasilan mereka menembus perempat final memberi sinyal bahwa generasi baru bulu tangkis Indonesia siap bersaing di level tertinggi, mengisi kekosongan setelah masa kejayaan para legenda lama.
Pelatih kepala Tim Nasional, Antonius R. Haryono, mengapresiasi penampilan kedua duet dalam konferensi pers usai pertandingan. “Kami sangat bangga dengan sikap profesional dan semangat juang yang ditunjukkan oleh Faathir/Devin serta Fajar/Fikri. Mereka berhasil mengeksekusi rencana taktik yang telah dilatih secara intensif, dan kini mereka berada di posisi yang tepat untuk melangkah lebih jauh,” ujar Haryono. Ia menambahkan bahwa persiapan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman di babak selanjutnya.
Jadwal perempat final akan dilangsungkan dalam dua hari mendatang, dengan Faathir/Devin dijadwalkan melawan pasangan peringkat tiga dunia yang berasal dari Jepang, sementara Fajar/Fikri akan berhadapan dengan duo unggulan dari China. Kedua pertandingan diprediksi akan menjadi pertarungan sengit, mengingat kualitas lawan yang memiliki pengalaman berkompetisi di level dunia selama bertahun‑tahun.
Para pendukung bulu tangkis di tanah air menyambut baik hasil ini, menyatakan dukungan lewat media sosial dan forum-forum olahraga. Banyak yang berharap kedua pasangan dapat melanjutkan langkah mereka hingga semifinal, bahkan berpotensi merebut medali emas bagi Indonesia. Antusiasme ini mencerminkan kebanggaan nasional terhadap prestasi bulu tangkis yang terus menjadi kebanggaan negara.
Secara statistik, penampilan Faathir/Devin dan Fajar/Fikri selama turnamen menunjukkan peningkatan signifikan dalam persentase smash yang menghasilkan poin, serta penurunan jumlah unforced errors dibandingkan dengan kompetisi sebelumnya. Analisis data tersebut menegaskan bahwa program pembinaan pemain muda Indonesia mulai menunjukkan hasil yang konkret di panggung internasional.
Dengan semangat yang menggelora, kedua pasangan kini menatap tantangan selanjutnya. Jika mereka mampu mempertahankan konsistensi dan memaksimalkan keunggulan taktik, peluang untuk melaju ke semifinal dan bahkan final tidak dapat diabaikan. Bagi para penggemar, perjalanan ini menjadi bukti bahwa bakat-bakat baru Indonesia siap menorehkan sejarah baru dalam dunia bulu tangkis Asia.