123Berita – 08 Juli 2026 | Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta para orang tua untuk lebih jeli melihat ancaman polusi udara di sekitar tempat tinggal. Anak-anak yang menetap di daerah dengan hunian padat lalu lintas berisiko mengalami masalah kesehatan, terutama pada paru-paru.
Polusi udara yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada anak, termasuk infeksi saluran pernapasan, asma, dan bahkan kanker. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih peduli dengan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan polusi udara pada anak.
Beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi paparan polusi udara pada anak adalah dengan memilih tempat tinggal yang jauh dari jalan raya, menggunakan masker saat berada di luar ruangan, dan menghindari kegiatan di luar ruangan saat polusi udara sedang tinggi.
Selain itu, orang tua juga perlu memastikan bahwa anak mereka mendapatkan cukup istirahat, makan makanan yang seimbang, dan melakukan olahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan mereka. Dengan demikian, anak dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan kuat.
Idai juga menyarankan agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama mengambil langkah-langkah untuk mengurangi polusi udara di daerah perkotaan, seperti meningkatkan penggunaan transportasi umum, mengembangkan ruang hijau, dan mengimplementasikan kebijakan untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan.
Dengan kesadaran dan kerja sama dari semua pihak, diharapkan dapat mengurangi bahaya polusi udara pada anak dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami bahaya tersembunyi di balik hunian padat lalu lintas bagi anak dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan polusi udara pada mereka. Dengan demikian, kita dapat membantu anak-anak kita tumbuh dan berkembang dengan sehat dan kuat.





