123Berita โ 08 Juli 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah menyetujui pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi selaku pejabat terkait membeberkan strategi anggaran yang akan diambil untuk meningkatkan perekonomian daerah di tengah himpitan tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik dunia.
Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa Pemprov Jateng juga akan fokus pada pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif, karena sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah. Selain itu, Pemprov Jateng juga akan meningkatkan kualitas layanan publik dan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas umum.
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan transparansi anggaran, Pemprov Jateng juga akan menerapkan sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik. Sistem ini diharapkan dapat membantu Pemprov Jateng dalam mengelola anggaran dengan lebih efektif dan efisien, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dengan demikian, Pemprov Jateng berharap bahwa APBD tahun 2025 dapat menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Tengah. Ahmad Luthfi berharap bahwa dengan strategi anggaran yang tepat, Jawa Tengah dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera di masa depan.
Pertanggungjawaban APBD Jateng 2025 yang telah disetujui ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah. Dengan kerja sama yang baik antara Pemprov Jateng dan semua stakeholder, diharapkan Jawa Tengah dapat mencapai tujuan pembangunannya dan menjadi daerah yang lebih baik di masa depan.





