Wagub Jabar Erwan Setiawan Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Gugurnya Mayor Zulmi Aditya, Prajurit PBB

Wagub Jabar Erwan Setiawan Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Gugurnya Mayor Zulmi Aditya, Prajurit PBB
Wagub Jabar Erwan Setiawan Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Gugurnya Mayor Zulmi Aditya, Prajurit PBB

123Berita – 05 April 2026 | Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub) Erwan Setiawan pada Senin (5 April 2026) menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Mayor Zulmi Aditya Iskandar, seorang perwira TNI yang bertugas sebagai prajurit penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penyampaian belasungkawa ini dilakukan dalam sebuah acara khusus yang dihadiri oleh perwakilan keluarga almarhum, rekan-rekan militer, serta tokoh masyarakat setempat.

Mayor Zulmi, yang berusia 34 tahun, merupakan anggota Korps Infanteri Ke-1 Kostrad dan telah menapaki karier militer selama lebih dari satu dekade. Ia dikenal sebagai prajurit yang berdedikasi tinggi, berani, serta memiliki semangat pengabdian yang kuat terhadap tugas internasional. Sebelumnya, Zulmi telah berpartisipasi dalam beberapa misi perdamaian PBB, termasuk penempatan di Afrika Barat dan Asia Tenggara, yang memperkuat reputasinya sebagai perwira yang kompeten dan berintegritas.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Erwan Setiawan menegaskan rasa kehilangan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Jawa Barat, khususnya para anggota TNI dan keluarga korban. “Kehilangan seorang pahlawan seperti Mayor Zulmi adalah duka yang mendalam bagi kami semua. Ia tidak hanya mewakili keberanian pasukan kita, tetapi juga membawa nama bangsa ke panggung internasional melalui dedikasinya pada misi perdamaian,” ujar Erwan dengan nada penuh empati.

Erwan juga mengingatkan pentingnya dukungan moral dan material bagi keluarga almarhum serta rekan-rekan yang masih bertugas di medan operasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, maupun warga sipil, untuk bersama-sama memberikan bantuan berupa bantuan psikologis, beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban, serta bantuan ekonomi yang dapat meringankan beban keluarga.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Sosial dan Dinas Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan paket bantuan darurat untuk keluarga Mayor Zulmi. Paket tersebut mencakup bantuan tunai, dukungan kesehatan, serta program pelatihan keterampilan bagi anggota keluarga yang ingin mengembangkan usaha kecil. Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengadakan upacara peringatan tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit yang gugur.

Sejumlah tokoh militer, termasuk Letnan Jenderal (Purn) Agus Subiyanto, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), mengungkapkan rasa hormat mereka terhadap kontribusi Mayor Zulmi. “Kami kehilangan seorang perwira yang sangat kompeten dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Pengorbanannya di medan internasional menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga perdamaian dunia,” kata Subiyanto dalam pernyataannya.

Berbagai organisasi veteran dan komunitas militer juga mengirimkan ucapan belasungkawa melalui media sosial. Mereka menyoroti nilai-nilai kepahlawanan, keberanian, dan rasa tanggung jawab yang menjadi ciri khas Mayor Zulmi selama berkarier. Banyak yang menyatakan keinginan untuk meneruskan semangatnya melalui program-program pelatihan kepemudaan yang menekankan pentingnya nilai-nilai kedisiplinan dan patriotisme.

Di sisi lain, keluarga Mayor Zulmi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan yang diberikan. Istri almarhum, Siti Nurhaliza, menuturkan, “Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moral dan materi. Kami berharap warisan semangat Pak Zulmi dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berbakti pada negara.”

Penghormatan terakhir bagi Mayor Zulmi dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Rabu (7 April 2026) di kompleks pemakaman militer TNI di Bandung. Upacara akan dihadiri oleh pejabat pemerintah, perwakilan TNI, serta keluarga terdekat. Sebagai bagian dari tradisi militer, upacara akan melibatkan pengiringan pasukan, penyematan bendera setengah tiang, serta pelantunan doa bersama.

Penghormatan ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan atas pengorbanan Mayor Zulmi, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung misi perdamaian PBB. Pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa kontribusi prajurit Indonesia dalam operasi penjaga perdamaian tetap menjadi prioritas strategis dalam diplomasi multilateral.

Kasus kecelakaan yang menewaskan Mayor Zulmi juga membuka diskusi tentang peningkatan standar keselamatan operasional militer, khususnya dalam konteks tugas internasional. Beberapa ahli militer menyarankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap peralatan transportasi, prosedur pemeliharaan, serta pelatihan khusus bagi personel yang terlibat dalam misi luar negeri.

Secara keseluruhan, peristiwa ini mengingatkan kembali betapa pentingnya peran prajurit Indonesia di panggung global. Pengorbanan Mayor Zulmi Aditya Iskandar menjadi contoh nyata keberanian, dedikasi, dan komitmen yang melampaui batas wilayah negara. Semangatnya diharapkan terus menginspirasi generasi penerus untuk berbakti pada bangsa, baik di dalam maupun luar negeri.

Dengan menyampaikan belasungkawa secara resmi, Wagub Jawa Barat Erwan Setiawan tidak hanya mewakili pemerintah daerah, tetapi juga menegaskan solidaritas seluruh elemen masyarakat dalam menghormati pahlawan yang telah gugur. Semoga keluarga almarhum diberikan kekuatan, dan perjuangan Mayor Zulmi terus dikenang sebagai bagian penting dari sejarah perdamaian dunia.

Pos terkait