123Berita – 04 April 2026 | Jakarta – Telkomsel memperkuat komitmen menghadirkan pengalaman digital yang lebih inklusif dengan meluncurkan integrasi Mode Dasar Instagram pada paket SIMPATI. Langkah ini memungkinkan pelanggan tetap mengakses feed, story, dan fitur dasar Instagram meski kuota data mereka sudah habis, sekaligus menurunkan beban biaya bagi pengguna yang mengandalkan media sosial untuk komunikasi sehari‑hari.
Integrasi tersebut merupakan bagian dari upaya strategis operator seluler terbesar di Indonesia untuk menjawab tantangan penggunaan data yang kian meningkat. Menurut data internal Telkomsel, lebih dari 70 % pelanggan menghabiskan sebagian besar kuota bulanan untuk mengakses aplikasi media sosial, terutama Instagram. Dengan memperkenalkan Mode Dasar Instagram, Telkomsel berharap dapat mengurangi tekanan kuota tanpa mengorbankan kebutuhan sosial dan informasi pengguna.
Mode Dasar Instagram merupakan versi ringan dari aplikasi resmi yang menampilkan antarmuka sederhana, menonaktifkan pemutaran video otomatis, serta membatasi resolusi gambar. Fitur ini dirancang khusus untuk beroperasi pada jaringan seluler dengan kecepatan terbatas atau pada kuota yang telah habis. Pelanggan SIMPATI dapat mengaktifkan Mode Dasar secara otomatis melalui sistem, tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Berikut cara kerja Mode Dasar Instagram pada SIMPATI:
- Deteksi Kuota Habis: Sistem secara real‑time memantau sisa kuota data pengguna.
- Aktivasi Otomatis: Saat kuota terdeteksi habis, jaringan Telkomsel mengalihkan trafik Instagram ke jalur khusus yang mengoptimalkan konten ringan.
- Pengalaman Konsisten: Pengguna tetap dapat melihat postingan foto, membaca komentar, dan menanggapi story, namun video berukuran besar tidak akan otomatis diputar.
- Kontrol Pengguna: Pengguna dapat menonaktifkan Mode Dasar kapan saja melalui menu pengaturan SIMPATI.
Direktur Layanan Digital Telkomsel, Rudi Hartono, menyatakan, “Integrasi ini bukan sekadar fitur tambahan, melainkan wujud nyata komitmen kami untuk menjembatani kesenjangan digital. Dengan Mode Dasar Instagram, pelanggan yang memiliki keterbatasan kuota tetap dapat terhubung dengan keluarga, teman, dan informasi penting tanpa harus menambah paket data.”
Implementasi ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong penyedia layanan telekomunikasi untuk meningkatkan kualitas layanan dasar, khususnya di wilayah dengan akses internet terbatas. Dengan menyediakan akses ke media sosial secara lebih hemat kuota, Telkomsel berharap dapat memperluas jangkauan digital di daerah pedesaan dan perkotaan yang masih mengalami kendala biaya data.
Selain manfaat bagi konsumen, integrasi Mode Dasar Instagram juga memberikan nilai tambah bagi bisnis. Usaha kecil dan menengah (UKM) yang mengandalkan Instagram sebagai platform pemasaran dapat tetap menampilkan katalog produk dan berinteraksi dengan pelanggan tanpa khawatir kuota cepat habis. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekosistem digital ekonomi Indonesia.
Berbagai reaksi positif telah muncul di media sosial setelah pengumuman tersebut. Pengguna SIMPATI melaporkan rasa lega karena tidak lagi harus memilih antara mengirim pesan penting atau menonton video di Instagram. Sejumlah influencer lokal bahkan menyoroti kepraktisan Mode Dasar dengan mengunggah tutorial singkat mengenai cara mengaktifkan fitur tersebut.
Namun, ada pula catatan kritis dari kalangan teknologi yang mengingatkan bahwa Mode Dasar tidak menggantikan kebutuhan akan paket data yang memadai. “Solusi ini memang membantu, tetapi tidak mengatasi masalah struktural terkait mahalnya tarif data di Indonesia,” ujar Budi Santoso, analis industri telekomunikasi.
Secara keseluruhan, peluncuran integrasi Mode Dasar Instagram pada SIMPATI menandai langkah signifikan dalam evolusi layanan seluler yang lebih berorientasi pada kebutuhan pengguna. Dengan menyeimbangkan antara aksesibilitas dan efisiensi kuota, Telkomsel berupaya memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan digital terdepan di tanah air.
Ke depan, Telkomsel berencana memperluas skema serupa ke aplikasi media sosial lainnya, termasuk Facebook dan TikTok, serta mengintegrasikan layanan streaming musik dalam mode ringan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih inklusif, mengurangi beban biaya, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang semakin bergantung pada koneksi internet.





