123Berita – 04 April 2026 | Polresta Ambon bersama satuan Kepolisian di Pulau-Pulau Lease menyiapkan tim pengamanan terbesar dalam sejarah perayaan Paskah tahun 2026. Sebanyak 260 personel telah dikerahkan untuk mengamankan sejumlah titik strategis, mulai dari tempat ibadah, area keramaian, hingga jalur transportasi utama. Penempatan personel ini diharapkan dapat menekan potensi kerawanan, menjaga ketertiban, serta memberikan rasa aman bagi warga dan wisatawan yang berkunjung pada momen sakral tersebut.
Koordinator Operasi Pengamanan Paskah, Komandan Polisi Resor (Polres) Ambon, Kombes Pol. Agus Santoso, menjelaskan bahwa penempatan 260 personel mencakup tiga lapisan utama: pengamanan titik ibadah, patroli keliling di area publik, serta tim respons cepat untuk menangani insiden darurat. “Kami telah melakukan analisis risiko secara menyeluruh, termasuk potensi kerumunan besar, lalu lintas yang padat, serta ancaman keamanan siber. Dengan sumber daya yang cukup, kami yakin dapat menjalankan tugas dengan profesional,” ujar Agus dalam konferensi pers di kantor Polresta Ambon, Senin (2 April 2026).
Beberapa lokasi yang menjadi fokus utama meliputi Gereja Katolik Santo Yosef di Ambon, Gereja Protestan Indonesia di Maluku, serta area perayaan tradisional di Pulau Lease. Di setiap lokasi, tim polisi akan berkoordinasi dengan aparat keagamaan, penyelenggara acara, serta pihak keamanan daerah setempat. Penempatan personel tidak hanya terbatas pada penjagaan fisik, melainkan juga mencakup pemantauan melalui kamera CCTV, penggunaan drone untuk surveilans udara, dan pemakaian perangkat komunikasi canggih untuk koordinasi real‑time.
Berikut adalah rincian penempatan personel secara detail:
- Pengamanan Gereja dan Kapel: 90 personel tersebar di lima gereja utama, masing‑masing ditemani satu tim perintis keamanan yang dilengkapi alat deteksi logam.
- Patroli Keliling Kota Ambon: 100 personel dibagi dalam tiga unit patroli, masing‑masing beroperasi pada shift pagi, siang, dan malam untuk mengantisipasi pergerakan massa.
- Tim Respons Cepat: 30 personel terlatih khusus dalam penanganan kerusuhan, evakuasi, serta pertolongan pertama pada kecelakaan.
- Pengawasan Pulau Lease: 40 personel dikerahkan ke Pulau Lease, dengan penekanan pada pelabuhan masuk, pasar tradisional, dan area wisata yang diperkirakan ramai.
Selain penempatan personel, Polresta Ambon juga meningkatkan koordinasi lintas sektor. Satgas Keamanan Paskah bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pariwisata, serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk memastikan tidak terjadi gangguan pada proses pemungutan suara yang dijadwalkan bersamaan dengan perayaan. “Kerjasama inter‑instansi sangat penting. Kami mengadakan rapat koordinasi harian mulai dari tanggal 20 Maret hingga hari H untuk memastikan setiap potensi masalah dapat diidentifikasi dan ditangani secara proaktif,” jelas Kombes Agus.
Penggunaan teknologi modern menjadi sorotan utama dalam operasi ini. Kamera pengawas beresolusi tinggi dipasang di pintu masuk utama gereja, sedangkan drone berukuran kecil dilengkapi kamera termal untuk memantau kerumunan pada malam hari. Semua data yang terkumpul akan diolah oleh pusat komando yang dilengkapi sistem analitik berbasis kecerdasan buatan, sehingga pihak berwenang dapat mengidentifikasi pola kerumunan dan potensi risiko secara real‑time.
Polresta Ambon juga menyiapkan program edukasi bagi warga sekitar. Tim polisi akan melakukan sosialisasi mengenai prosedur keamanan, tata tertib selama perayaan, serta cara melaporkan hal‑hal mencurigakan. Program ini melibatkan tokoh masyarakat, pemuka agama, serta pelaku usaha lokal, dengan tujuan membangun budaya keamanan yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, upaya pengamanan ini diharapkan tidak hanya menjamin kelancaran perayaan Paskah 2026, tetapi juga meningkatkan citra keamanan di wilayah Maluku. “Kami ingin menunjukkan bahwa Ambon mampu menjadi tuan rumah acara keagamaan berskala besar dengan standar keamanan tinggi. Ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan pariwisata religius dan budaya kami ke tingkat nasional maupun internasional,” tutup Kombes Agus Santoso.
Dengan kesiapan personel yang terlatih, dukungan teknologi canggih, serta sinergi lintas lembaga, Polresta Ambon menatap perayaan Paskah 2026 sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai.