PLN Indonesia Power Raup 7 Penghargaan PROPER Emas dan 22 PROPER Hijau, Dorong Transisi Energi Bersih

PLN Indonesia Power Raup 7 Penghargaan PROPER Emas dan 22 PROPER Hijau, Dorong Transisi Energi Bersih
PLN Indonesia Power Raup 7 Penghargaan PROPER Emas dan 22 PROPER Hijau, Dorong Transisi Energi Bersih

123Berita – 08 April 2026 | Jakarta – Komitmen PLN Indonesia Power (PLN IP) dalam mengoperasikan pembangkit listrik yang ramah lingkungan kembali memperoleh pengakuan bergengsi. Pada penilaian kinerja lingkungan tahun 2025, perusahaan berhasil mengumpulkan tujuh penghargaan PROPER Emas dan dua puluh dua penghargaan PROPER Hijau. Pencapaian ini menegaskan posisi PLN IP sebagai salah satu entitas paling berkontribusi dalam program penilaian lingkungan yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

PROPER Emas merupakan predikat tertinggi yang diberikan kepada perusahaan yang tidak hanya mematuhi regulasi, tetapi juga melampaui standar melalui inovasi berkelanjutan, efisiensi energi, pengurangan emisi, dan pemberdayaan masyarakat. Menteri Lingkungan Hidup serta Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan bahwa penghargaan ini mencerminkan kepemimpinan perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan secara proaktif.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya pada Selasa, 7 April 2026, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa PROPER Emas adalah simbol kepemimpinan yang menggabungkan kepatuhan regulasi dengan inovasi yang menghasilkan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Ia menambahkan bahwa entitas yang berhasil meraih predikat ini menunjukkan kemampuan untuk beroperasi “beyond compliance”, yaitu melampaui batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh karyawan serta pemangku kepentingan yang telah berkontribusi pada pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan, melainkan motivasi untuk terus memperkuat inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan komitmen PLN IP untuk tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga melampaui ekspektasi dalam mendukung transisi energi nasional.

Daftar unit pembangkit listrik yang berhasil meraih PROPER Emas meliputi:

  • PLTG Borang
  • PLTGU Priok
  • PLTP Kamojang Darajat
  • PLTP Gunung Salak
  • PLTA Mrica PB Soedirman
  • PLTA Mrica Wonogiri
  • PLTGU Grati

Penghargaan ini mencerminkan praktik operasional yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, pengurangan emisi karbon, serta penerapan teknologi digital untuk memantau kinerja lingkungan secara real time.

Sementara itu, dua puluh dua unit yang memperoleh PROPER Hijau menunjukkan konsistensi PLN IP dalam menjalankan praktik ramah lingkungan pada skala yang lebih luas. Berikut adalah unit-unit tersebut:

  1. PLTA Ir PM Noor
  2. PLTA Maninjau
  3. PLTA Saguling
  4. PLTD Selayar
  5. PLTDG Tello
  6. PLTG Gilimanuk
  7. PLTGU Cilegon
  8. PLTGU Indralaya
  9. PLTGU Keramasan
  10. PLTGU Semarang
  11. PLTP Lahendong Unit 1 dan 2
  12. PLTP Ulubelu
  13. PLTU Banten 1 Suralaya
  14. PLTU Banten 2 Labuan
  15. PLTU Banten 3 Lontar
  16. PLTU Barru
  17. PLTU Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu
  18. PLTU Jawa Tengah 2 Adipala
  19. PLTU Jeranjang
  20. PLTU Suralaya
  21. PLTU Tanjung Balai Karimun
  22. PLTU Teluk Sirih

Keberhasilan unit-unit tersebut dalam meraih PROPER Hijau menegaskan bahwa praktek operasional ramah lingkungan telah menjadi standar operasional baku di seluruh jaringan pembangkit PLN IP.

Penghargaan Green Leadership PROPER yang diraih oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menambah dimensi kepemimpinan perusahaan dalam sektor energi nasional. Pengakuan tersebut menyoroti peran strategis PLN dalam mendorong transformasi energi melalui digitalisasi, inovasi teknologi, dan penerapan prinsip keberlanjutan yang terintegrasi.

Secara keseluruhan, pencapaian tujuh PROPER Emas dan dua puluh dua PROPER Hijau menegaskan bahwa PLN Indonesia Power tidak hanya menjadi pelaku utama dalam penyediaan listrik, tetapi juga agen perubahan yang mempercepat transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau, adaptif, dan kompetitif di tingkat global.

Pos terkait