123Berita – 31 Mei 2026 | Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat, menilai kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah masih berdampak signifikan pada masyarakat, terutama di daerah desa. Djarot mengingatkan bahwa dampak ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah untuk mengambil langkah-langkah penanganan yang tepat.
Djarot menekankan bahwa pemerintah perlu segera membentuk badan khusus untuk menangani dampak kenaikan dolar terhadap masyarakat desa. Badan ini diharapkan dapat mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat desa, serta mengembangkan program-program yang tepat untuk membantu mereka.
Beberapa langkah yang dapat diambil oleh pemerintah, menurut Djarot, adalah dengan meningkatkan subsidi untuk barang-barang kebutuhan pokok, memperluas program bantuan langsung tunai, serta meningkatkan akses masyarakat desa terhadap kredit dan pendanaan usaha. Dengan demikian, diharapkan masyarakat desa dapat lebih siap menghadapi dampak kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.
Djarot juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil dalam menangani dampak kenaikan dolar terhadap masyarakat desa. Dengan kerja sama yang erat, diharapkan dapat dikembangkan solusi yang lebih komprehensif dan efektif untuk membantu masyarakat desa.
Untuk itu, Djarot mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan mendukung upaya pemerintah dalam menangani dampak kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat desa dapat terlindungi dari dampak negatif kenaikan dolar dan dapat terus meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
Secara keseluruhan, kenaikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah merupakan tantangan yang perlu diatasi oleh pemerintah dan masyarakat. Dengan kerja sama yang erat dan solusi yang tepat, diharapkan masyarakat desa dapat terlindungi dari dampak negatif kenaikan dolar dan dapat terus meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.





