123Berita – 04 April 2026 | Manchester – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa klub tidak akan menghalangi keputusan gelandang andalannya, Rodri, bila ia memutuskan untuk bergabung ke Real Madrid. Pernyataan Guardiola muncul setelah pemain asal Spanyol itu mengakui ketertarikannya pada klub raksasa La Liga dalam jeda internasional.
Rodri, yang menjadi tulang punggung lini tengah City sejak kedatangannya pada 2020, secara terbuka menyatakan bahwa “Anda tidak bisa menolak klub-klub terbaik di dunia” ketika ditanya tentang tawaran dari Los Blancos. Keterbukaan tersebut menambah panasnya rumor transfer yang telah beredar sejak awal musim.
Menanggapi komentar sang gelandang, Guardiola bersikap realistis. Ia mengakui daya tarik Madrid sangat kuat, namun menegaskan bahwa prinsip dasar Manchester City adalah memberi kebebasan kepada pemain yang tidak lagi merasa bahagia di Etihad Stadium. “Tidak ada satupun pemain yang akan menolak kesempatan untuk bermain untuk Madrid,” ujar Guardiola dalam konferensi pers yang diadakan di kota Manchester.
Meskipun membuka peluang kepergian Rodri, pelatih asal Spanyol itu tetap mengungkapkan harapan pribadi agar gelandangnya tetap bertahan lebih lama di klub. “Harapan saya selalu agar Rodri bisa bertahan selama mungkin di klub ini karena dia pemain top yang luar biasa, tetapi kehidupan setiap orang adalah urusan masing‑masing,” jelasnya.
Guardiola menambahkan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemain. “Organisasi klub berada di atas kita semua, jika seorang pemain tidak bahagia, mereka harus pergi dan kami akan terus melakukan hal yang sama jika mereka bahagia dan saya pikir dia bahagia,” tegasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Manchester City tidak akan memaksa pemainnya untuk tetap tinggal bila keinginan pribadi mengarah ke arah lain.
Sementara itu, manajemen Manchester City dikabarkan memberikan desakan kuat agar Rodri tetap berada di tim. “Saya tahu apa yang diinginkan klub. Mereka memberi tahu saya apa yang mereka inginkan dari Rodri, yaitu untuk tetap tinggal, tetap tinggal, tetap tinggal. Saya selalu memiliki perasaan positif tentang hal itu, tetapi pada akhirnya saya tidak tahu,” pungkas Guardiola.
Spekulasi mengenai transfer Rodri ke Real Madrid bukan hal baru. Sejak akhir musim lalu, nama pemain tersebut sudah muncul dalam daftar target klub Spanyol itu. Keberhasilan City dalam mengamankan gelandang seperti Kevin De Bruyne dan Ilkay Gündogan telah menambah ekspektasi bahwa City ingin mempertahankan keseimbangan lini tengah dengan menambah opsi lain. Namun, keinginan Rodri untuk menguji diri di kompetisi lain dan meraih gelar Liga Champions bersama klub dengan sejarah gemilang seperti Real Madrid menjadi faktor penting yang dipertimbangkan.
Dari sisi taktis, kehilangan Rodri bisa memaksa Guardiola menyesuaikan formasi. Rodri dikenal dengan kemampuan menutup ruang, distribusi bola akurat, dan kepemimpinan di lapangan. Tanpa kehadirannya, City mungkin akan lebih mengandalkan kombinasi antara De Bruyne, Bernardo Silva, dan pemain muda seperti Jeremy Doku untuk mengisi kekosongan di tengah. Namun, pelatih tersebut juga menyiratkan bahwa skuad City memiliki kedalaman yang cukup untuk mengatasi kemungkinan kepergian pemain kunci.
Dalam konteks internasional, Rodri tetap menjadi pilihan utama Tim Nasional Spanyol. Keinginannya untuk bermain di Real Madrid dapat memperkuat posisi tawar pemain tersebut dalam negosiasi kontrak dengan klub asalnya. Bagi City, keputusan akhir akan berdampak pada kebijakan transfer selanjutnya, terutama dalam mengatur kontrak pemain dengan masa depan jangka panjang.
Kesimpulannya, Pep Guardiola memberikan jawaban berkelas dengan menyeimbangkan antara kebebasan pemain dan harapan klub. Ia tidak menutup kemungkinan Rodri meninggalkan Etihad, namun tetap berharap sang gelandang dapat memperpanjang masa baktinya di Manchester City. Keputusan akhir tetap menjadi hak pribadi Rodri, dan seluruh proses akan berlangsung sesuai dengan prinsip sportivitas dan profesionalisme yang dijunjung tinggi oleh kedua belah pihak.



