123Berita – 04 Juni 2026 | Situasi ekonomi global yang tidak stabil membuat nilai tukar rupiah terus melemah. Meskipun demikian, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, meminta masyarakat untuk tetap percaya diri terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang kuat.
Prasetyo juga menyoroti beberapa indikator positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang terkendali, dan cadangan devisa yang cukup. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa pelemahan rupiah adalah fenomena global dan tidak hanya terjadi di Indonesia.
Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Ia mencontohkan beberapa kebijakan yang telah diterapkan, seperti pengembangan sektor riil, peningkatan investasi, dan perbaikan iklim usaha.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa sektor, seperti industri manufaktur, pertanian, dan pariwisata. Prasetyo berharap bahwa dengan terus memperkuat fondasi ekonomi, Indonesia dapat meningkatkan daya saing dan memperoleh manfaat dari perkembangan ekonomi global.
Di samping itu, Prasetyo juga menekankan pentingnya kerja sama antar-stakeholder, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Ia berharap bahwa dengan kerja sama yang erat, Indonesia dapat menghadapi tantangan ekonomi global dan memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
Sebagai kesimpulan, pemerintah meminta masyarakat untuk tetap percaya diri terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang kuat. Dengan memahami indikator positif dan kebijakan yang diterapkan, masyarakat dapat memiliki pandangan yang lebih optimis tentang masa depan ekonomi Indonesia.





