123Berita – 14 Juni 2026 | Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo melakukan panen melon di Sekolah Tinggi Pekerjaan Sosial (STPL) Bekasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pertanian, peternakan, dan pelatihan vokasi.
Wamensos Agus Jabo menegaskan bahwa sentra Kementerian Sosial (Kemensos) harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Hal ini dapat dicapai melalui pengembangan pertanian, peternakan, dan pelatihan vokasi.
STPL Bekasi dipilih sebagai lokasi panen melon karena telah memiliki program pertanian yang baik. Program ini tidak hanya membantu masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi contoh bagi sentra Kemensos lainnya.
Wamensos Agus Jabo berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi mereka. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan swasta untuk mencapai pemberdayaan masyarakat yang efektif.
Panen melon di STPL Bekasi ini merupakan contoh nyata dari pemberdayaan masyarakat melalui pertanian. Dengan mengembangkan pertanian, peternakan, dan pelatihan vokasi, sentra Kemensos dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang efektif.
Di akhir kegiatan, Wamensos Agus Jabo menyerahkan bantuan kepada masyarakat sekitar. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengembangkan potensi mereka dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini termasuk pengembangan pertanian, peternakan, dan pelatihan vokasi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi mereka dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Wamensos Agus Jabo juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat. Ia berharap bahwa masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan pertanian, peternakan, dan pelatihan vokasi.
Dalam kesimpulan, kegiatan panen melon di STPL Bekasi merupakan contoh nyata dari pemberdayaan masyarakat melalui pertanian. Dengan mengembangkan pertanian, peternakan, dan pelatihan vokasi, sentra Kemensos dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang efektif. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi mereka dan meningkatkan kesejahteraan mereka.





