123Berita – 12 Juni 2026 | Pertamina melakukan inovasi dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atas Kapal Oil Barge Patra 2303. Langkah ini merupakan terobosan dalam mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi emisi karbon dan menghemat konsumsi solar.
Inovasi ini mampu mengurangi emisi karbon hingga 79,2 ton CO₂ per tahun dan menghemat konsumsi solar lebih dari 28 kiloliter setiap tahun. Ini merupakan langkah besar dalam upaya mengurangi dampak lingkungan dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam.
PLTS di atas kapal ini menggunakan teknologi canggih untuk mengubah energi surya menjadi listrik, yang kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di kapal. Dengan menggunakan energi surya, kapal dapat mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pertamina berkomitmen untuk terus mengembangkan dan menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam operasionalnya. Dengan demikian, perusahaan dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari kegiatan operasionalnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pertamina telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengembangkan dan menerapkan teknologi energi terbarukan, seperti PLTS.
Keberhasilan penerapan PLTS di atas kapal Oil Barge Patra 2303 ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengikuti jejak Pertamina dalam mengembangkan dan menerapkan teknologi ramah lingkungan. Dengan demikian, diharapkan dapat terjadi peningkatan kesadaran dan komitmen dalam pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Dalam kesimpulan, penerapan PLTS di atas kapal Oil Barge Patra 2303 oleh Pertamina merupakan langkah besar dalam mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Dengan mengurangi emisi karbon dan menghemat konsumsi solar, perusahaan dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari kegiatan operasionalnya.





