123Berita – 07 April 2026 | PSV Eindhoven kembali menjadi sorotan transfer musim panas mendatang setelah mengumumkan ketertarikannya pada bek tengah asal FC Twente, Mees Hilgers. Klub asal Eindhoven melihat Hilgers sebagai kandidat utama untuk menggantikan Jerdy Schouten yang harus absen lama akibat cedera ligamen anterior cruciatum (ACL). Jika proses perpindahan berjalan lancar, Hilgers berpotensi memperkuat skuad PSV pada musim 2026 dengan target ambisius menembus fase grup Liga Champions.
Mees Hilgers, yang berusia 22 tahun, telah menorehkan penampilan konsisten sejak debutnya di FC Twente pada musim 2021/2022. Sebagai pemain bertahan yang mampu bermain di posisi bek tengah maupun bek sayap kanan, ia dikenal dengan kemampuan duel udara yang kuat, kecepatan dalam mengantisipasi serangan lawan, dan distribusi bola yang akurat. Pada kampanye 2023/2024, Hilgers mencatat 28 penampilan penuh, mencetak dua gol, dan memberikan tiga assist, sekaligus menorehkan rata‑rata intersep per pertandingan yang berada di atas rata‑rata liga Eredivisie.
Kecelakaan Jerdy Schouten pada pertandingan terakhir Eredivisie mengubah dinamika lini tengah PSV. Cedera ACL yang diderita pemain asal Belanda itu diperkirakan memerlukan waktu pemulihan minimal sembilan bulan, meninggalkan kekosongan penting di sektor tengah. Manajer PSV, Arne Slot, menyatakan bahwa kehilangan Schouten menuntut solusi jangka menengah yang tidak hanya mengisi posisi, tetapi juga memberikan kedalaman skuad menjelang kompetisi Eropa yang menuntut rotasi intensif.
Berita mengenai minat PSV pada Hilgers muncul bersamaan dengan laporan bahwa klub Belanda tersebut berencana mengamankan pemain itu secara gratis pada akhir kontraknya dengan FC Twente pada musim panas 2026. Menurut sumber internal klub, negosiasi sudah memasuki tahap akhir dengan harapan transfer dapat diselesaikan tanpa melibatkan biaya transfer, mengingat masa kontrak Hilgers akan berakhir pada Juni 2026. PSV diperkirakan akan menambahkan klausul bonus performa yang mengikat Hilgers untuk tetap berkontribusi pada kompetisi domestik maupun Eropa.
Jika bergabung, Hilgers diproyeksikan akan menjadi bagian penting dalam formasi 4‑3‑3 yang diterapkan Slot. Dengan kemampuan menutup ruang dan menekan lawan secara agresif, ia dapat menjadi pelapis ideal bagi bek tengah senior seperti Matthijs de Ligt dan Sven Botman. Di samping itu, kecepatan Hilgers memungkinkan PSV untuk beralih ke formasi tiga bek saat menghadapi tim-tim dengan serangan sayap yang cepat, sebuah taktik yang sering digunakan PSV dalam pertandingan Liga Champions.
Reaksi para pengamat dan suporter PSV pun beragam. Sebagian menilai bahwa kedatangan Hilgers dapat meningkatkan kedalaman pertahanan dan memberikan alternatif taktis yang fleksibel. Namun, ada pula yang menyoroti kurangnya pengalaman Hilgers dalam kompetisi internasional, menekankan bahwa adaptasi ke level Liga Champions memerlukan waktu. Di sisi lain, FC Twente tampak optimis bahwa pemindahan Hilgers secara gratis akan membuka ruang bagi generasi muda klub untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Kesimpulannya, peluang Mees Hilgers untuk bergabung dengan PSV Eindhoven tampak semakin nyata seiring berjalannya proses kontrak dengan FC Twente. Jika transfer terwujud, pemain muda ini tidak hanya akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jerdy Schouten, tetapi juga berpotensi menjadi bagian integral dalam upaya PSV menembus fase grup Liga Champions. Semua mata kini tertuju pada perkembangan negosiasi, sementara para pendukung PSV menantikan kontribusi baru yang dapat memperkuat ambisi domestik dan Eropa klub pada musim 2026/2027.