123Berita – 01 Juni 2026 | Polemik film "Pesta Babi" kembali mencuat setelah Yasinta Moiwend alias Mama Sinta melapor ke Polda Metro Jaya. Mama Sinta merupakan tokoh adat perempuan yang merasa tersinggung dengan isi film tersebut. Film "Pesta Babi" sendiri merupakan sebuah karya seni yang dibuat oleh seorang sutradara muda dan telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Yasinta Moiwend alias Mama Sinta dalam laporannya ke Polda Metro Jaya menyatakan bahwa film "Pesta Babi" telah menghina dan menistakan dirinya serta komunitasnya. Ia menuntut agar sutradara film tersebut bertanggung jawab atas perbuatannya dan meminta agar film tersebut ditarik dari peredaran.
Polemik film "Pesta Babi" ini juga telah memicu perdebatan di kalangan masyarakat tentang batasan kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial. Beberapa pihak menyatakan bahwa film tersebut telah melanggar batasan etika dan moral, sementara pihak lain menyatakan bahwa film tersebut merupakan bentuk ekspresi seni yang sah dan tidak boleh dibatasi.
Dalam kesimpulan, polemik film "Pesta Babi" ini menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan etika. Perlu adanya kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang batasan-batasan tersebut agar tidak terjadi penyalahgunaan kebebasan berekspresi yang dapat merugikan pihak lain.





