Istana Gibran di IKN Dibangun dengan Anggaran Miliaran, Sementara Masjid Hanya Rp1,8 Miliar

Istana Gibran di IKN Dibangun dengan Anggaran Miliaran, Sementara Masjid Hanya Rp1,8 Miliar
Istana Gibran di IKN Dibangun dengan Anggaran Miliaran, Sementara Masjid Hanya Rp1,8 Miliar

123Berita – 25 Mei 2026 | Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih menjadi sorotan publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan istana presiden, Istana Gibran. Menurut data yang ada, anggaran untuk pembangunan Istana Gibran mencapai miliaran rupiah, sementara untuk pembangunan masjid hanya sebesar Rp1,8 miliar.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang prioritas pembangunan di IKN. Apakah pembangunan istana presiden lebih penting daripada pembangunan fasilitas umum seperti masjid? Atau apakah ada yang tidak beres dengan pengelolaan anggaran di IKN?

Bacaan Lainnya

Pembangunan IKN sendiri merupakan proyek megah yang diharapkan dapat menjadi simbol kemajuan dan kekuatan ekonomi Indonesia. Namun, jika pembangunan ini tidak dilakukan dengan transparan dan akuntabel, maka dapat menimbulkan keraguan dan kekecewaan di kalangan masyarakat.

Oleh karena itu, perlu dilakukan peninjauan dan evaluasi yang lebih lanjut terhadap pengelolaan anggaran di IKN, agar pembangunan ini dapat dilakukan dengan efektif dan efisien, serta dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Pemerintah perlu menjelaskan secara transparan tentang penggunaan anggaran di IKN, termasuk untuk pembangunan Istana Gibran dan masjid. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami dengan jelas tentang prioritas pembangunan di IKN dan dapat menilai apakah pembangunan ini sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Pos terkait